JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Sempat Bikin Geger, Satu Pejabat Disdikbud Karanganyar Positif Covid-19 Akhirnya Berhasil Sembuh. Kadisdikbud Sebut Sudah Dipulangkan Tapi Masih Isolasi Mandiri Dulu!

Situasi lantai 2 di Disdik Karanganyar pasca satu pejabat terpapar covid-19. Foto/Beni Indra
Situasi lantai 2 di Disdik Karanganyar pasca satu pejabat terpapar covid-19. Foto/Beni Indra

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sempat bikin gempar, satu pejabat di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karanganyar yang terkonfirmasi Covid-19, akhirnya dinyatakan sembuh.

Pejabat yang berdinas di kantor lantai dua gedung Disdikbud itu, dinyatakan sembuh dan dibolehkan pulang pada Jumat (24/7/2020).

Pejabat tersebut dipulangkan setelah hasil swab test kedua hari ini dinyatakan negatif.

Saat ini, pejabat yang bekerja di bidang pengawasan itu sudah dipulangkan dan melakukan isolasi mandiri di rumah.

Baca Juga :  Saat Bupati Karanganyar Terjun Punguti Sampah di Sungai Siwaluh di Hari Clean Up Day. Ini Pesan yang Disampaikan!

Kepala Disdikbud Karanganyar, Tarsa, mengatakan salah satu stafnya tersebut memang harus menjalani perawatan karena terkonfirmasi Covid-19, pada hari Minggu (19/07/2020) untuk menjalani isolasi.

Pada saat dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19, kondisi yang bersangkutan dalam kondisi stabil.

Setelah menjalani perawatan dan isolasi, akhirnya hasil swab kedua menunjukkan tanda negatif.

“Saya sendiri sudah melakukan komunikasi dengan yang bersangkutan. Untuk sementara, kami minta yang bersangkutan untuk istirahat di rumah,” paparnya kepada wartawan, Jumat (24/7/2020).

Baca Juga :  Gudang Kayu di Tasikmadu Terbakar, Diduga Konsleting dari Pompa Air

Seperti diberitakan sebelumnya, salah satu pejabat di Disdikbud Karanganyar dinyatakan terkonfirmasi Covid-19.

Pejabat tersebut terpapar melalui salah satu anaknya yang merupakan tenaga kesehatan di salah satu rumah sakit di Solo.

Bahkan pelayanan di institusi pendidikan tersebut sempat tersendat. Pasalnya, para guru yang akan mengurus administrasi pendidikan  merasa takut dan khawatir terpapar Covid-19. Wardoyo