JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Tak Ada Lagi Konferensi Pers Update Covid-19 Harian, Jubir Satgas Bantah Tutupi Data, Janjikan Data Real Time

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito. Foto: Dok BPNB/M Arfari Dwiatmodjo

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menuai kritik setelah tidak lagi menggelar konferensi pers harian untuk update data kasus Corona.

Banyak pihak yang kemudian menyebut satgas hendak menutup-nutupi informasi. Hal tersebut dibantah langsung oleh Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito.

Bahkan sebaliknya, Wiku menjanjikan bahwa nantinya masyarakat akan bisa mengakses data tersebut secara real time.

“Kami menuju memberikan data secara real time agar masyarakat bisa mengakses langsung dan media juga bisa mengakses untuk bisa menyampaikan kepada masyarakat,” ucap Wiku dalam konferensi pers daring, Jumat (24/7/2020), seperti dikutip Liputan6.com.

Namun demikian, kata Wiku, proses tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama. Bahkan selama empat bulan ini pihaknya belum mampu memberikan data perkembangan Covid-19 secara real time.

Baca Juga :  68 Kabupaten/Kota Belum Susun Perkada Covid-19

“Selama empat bulan pertama kami belum mampu mengintegrasikan jadi satu. Mengingat ada beberapa kendala di dalam business process atau proses dalam pengumpulan data dari setiap daerah dan ada proses verifikasi dari Kemenkes yang ternyata memerlukan waktu lebih lama,” ucapnya.

Dalam memverifikasi data perkembangan Covid-19 yang ditemukan di daerah, kata Wiku, pihaknya membutuhkan waktu untuk membuat sistem pendekatan data terintegrasi yang bisa diterima oleh berbagai pihak, termasuk juga Kemenkes.

Baca Juga :  Bermodus Rindu, Seorang Ayah Tega Cabuli Anak Kandung Sendiri

Lebih lanjut, Wiku juga menjawab pertanyaan banyak pihak tentang tidak ada lagi konferensi pers (konpers) update data Covid-19 secara harian yang disampaikan tiap sore. Wiku menegaskan bahwa hal tersebut bukan untuk menutupi data.

“Tidak ada maksud menutup-nutupi data, mari kita dorong transparansi publik,” kata Wiku.

Wiku menjelaskan, masyarakat termasuk media kini bisa melihat data kasus tambahan, sembuh, meninggal, suspek dan lain-lain tentang Covid-19 lewat laman https://covid19.go.id/

“Data-data tersebut diumumkan jam 16.00 tergantung dari pengiriman data dari Kemenkes yang memverifikasi data nasional yang masuk,” kata Wiku.