JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Tukang Bubur Dihajar Pemuda dengan Senjata Tajam Hingga Luka di Sekujur Tubuh, Ternyata Salah Sasaran

Lelaki tewas di ukung celurit
ilustrasi / joglosemarnews

BANDUNG, JOGLOSEMARNEWS.COM  – Malang benar nasib pedagang bubur di Bandung ini. Ia mengalami luka sabetan senjata tajam di hampir sekujur tubuhnya, hanya karena salah sasaran bakas dendam pelaku.

Peristiwa nahas itu terjadi pada diri Maryun, seorang pedagang bubur di Kelurahan Cibuntut ‎Kecamatan Bandung Kulon, Sabtu (25/7/2020).

Pelaku adalah seorang remaja berusia 20 tahun yang diketahui bernama Bagas Praditya Pratama.

Tukang bubur itu mendapat luka di kepala, wajah dan tangan kiri ‎karena sabetan benda tajam saat Maryun berjualan bubur.

Baca Juga :  Jokowi: Progam Kartu Prakerja Telah Dinikmati oleh 4,86 Juta Penerima

“Saat itu korban langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut. Anggota langsung menindaklanjuti laporan tersebut,” kata Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Galih Indragri via ponselnya, Minggu (26/7/2020).

Motif dari pembacokan itu tidak berlatar belakang ekonomi karena tidak ada barang berharga Maryun yang diambil.

Motif penganiayaan diduga karena pelaku dendam namun salah sasaran.

“Pengakuannya dendam, tapi salah sasaran,” katanya.

Setelah peristiwa itu, kata Galih, polisi melakukan serangkaian proses penyelidikan dengan memintai keterangan dari tiga saksi.

Baca Juga :  Jadi Pengacara Bambang Trihatmodjo, Busyro Muqoddas Sebut Perkaranya Bukan Korupsi

Tak lama, polisi menangkap pelaku hingga pelaku mengakui perbuatannya.

“Pelaku mengakui segala perbuatannya. Sudah kita tangkap dan masuk ke dalam operasi preman yang ada di Kota Bandung,” katanya.

Adapun dalam pengungkapan itu, polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu lembar hasil visum.

Akibat aksinya, pelaku disangkakan Pasal 351 ayat 3 dengan ancaman hukuman selama lima tahun.

“Penangkapan ini digelar bersamaan dengan Operasi Preman di Kota Bandung sejak awal Juli,” ujar Galih.

www.tribunnews.com