JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Berikut Identitas Lengkap 3 Warga Sragen Positif Terpapar Covid-19 Hari Ini. Ternyata Satu Keluarga, Berasal dari Desa Pantirejo Sukodono

Ilustrasi swab test. Foto/Istimewa
Ilustrasi swab test. Foto/Istimewa

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus corona virus atau covid-19 di Sragen terus menunjukkan lesatan. Hari ini, Sabtu (8/8/2020) sebanyak tiga warga kembali dinyatakan terkonfirmasi positif covid-19.

Ironisnya, tiga warga tambahan itu berasal dari satu keluarga. Ketiganya berdomisili di Kecamatan Sukodono.

Tambahan positif itu diketahui dari data yang dilansir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sragen hari ini, Sabtu (8/8/2020).

Dari identitasnya, ketiga pasien itu ternyata masih dalam satu famili. Mereka berasal dari Dukuh Margorejo, Desa Pantirejo, Kecamatan Sukodono.

“Tambah tiga lagi kasus terkonfirmasi positif covid-19 hari ini. Tiga tambahan baru berasal dari Kecamatan Sukodono,” papar Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sragen, Tatag Prabawanto, kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Sabtu (8/8/2020).

Ia merinci tiga pasien baru itu masing-masing berinisial S (42), NS (20) dan DNA (16). Ketiganya masih satu keluarga dan positif dari hasil tracking pasien yang terlebih dahulu positif.

Baca Juga :  Media Asing Soroti Penanganan Covid-19 di Indonesia, Sebut Menkes Terawan sebagai Orang Paling Bertanggung Jawab atas Krisis Akibat Pandemi yang Dialami Indonesia

Menurutnya, ketiganya diduga tertular dari salah satu anggota keluarga yang sudah dinyatakan positif sebelumnya.

Dengan tambahan 3 positif hari ini, maka total hingga kini sudah ada 103 kasus positif covid-19 di Sragen. Rinciannya, 181 sembuh, 17 dirawat, dan 5 meninggal dunia.

Selain itu, dari kelompok suspek ada 175 kasus terdiri dari 132 sembuh, 12 dirawat dan 30 meninggal dunia.

Selain tambahan 3 positif, hari ini juga ada tambahan satu suspek meninggal dunia. Kepala DKK Sragen, Hargiyanto mengatakan satu pasien suspek yang meninggal hari ini berasal dari Kecamatan Sidoharjo.

“Inisial S umur 50 tahun asal Sidoharjo,” paparnya.

Baca Juga :  Wilayah Rawan Kekeringan di Sragen Meluas. BPBD Sebut Naik 70 % Menjadi 249 Dukuh, Warga Tangen Mengaku Sudah Malu dan Bosan Didroping

Atas kondisi itu, Tatag meminta warga tidak resah dan tetap tenang. Kasus positif bukan sesuatu yang menakutkan lantaran jika sudah ditangani intensif akan sembuh.

Justru yang paling penting adalah tetap menaati protokol kesehatan dengan mencuci tangan, memakai masker, jaga jarak dan menjaga PHBS.

“Tidak perlu resah atau takut. Yang penting menjaga kewaspadaan, mengenakan masker, cuci tangan dan jaga jarak. Pasien positif kalau kondisi bagus, penanganan intensif akan cepat sembuh,” tandasnya. Wardoyo

BERIKUT TAMBAHAN 3 KASUS POSITIF COVID-19 HARI INI:

1. S , 42 tahun, Dukuh Margorejo, Desa Pantirejo, Kecamatan Sukodono, Sragen.
2. NS, 20 tahun, Dukuh Margorejo, Desa Pantirejo, Kecamatan Sukodono, Sragen.
3. DNA, 16 tahun, Dukuh Margorejo, Desa Pantirejo, Kecamatan Sukodono, Sragen.

Sumber: Gugus Tugas Covid-19