JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Bertahun-Tahun Tersimpan Rapat, Skandal Percaloan CPNS Sragen Terbongkar. Otaknya PNS Bagian Umum Setda, Divonis 1,5 Tahun Penjara

Ilustrasi jualbeli jabatan calo CPNS
Ilustrasi jualbeli jabatan calo CPNS

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Sragen yang menjadi otak utama percaloan CPNS di Sragen, Joko S (45) terpaksa harus mendekam di sel penjara.

Pasalnya ia dinyatakan bersalah dan divonis hukuman 1,5 tahun penjara atas ulah yang dilakukannya.

PNS yang bertugas sebagai driver di Bagian Umum Setda Sragen itu dipenjara atas perkara penipuan bermodus percaloan CPNS yang dilakukan terhadap sejumlah korban.

Data yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM , aksi penipuan berkedok percaloan CPNS itu dilakukan beberapa tahun silam. Ada beberapa orang yang menjadi korban dengan tarikan puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Namun kasus baru meledak sekitar pertengahan 2019 silam ketika para korban melaporkan kasus itu ke Polres Sragen.

Baca Juga :  Duh, Satu Peserta Ujian SKB CPNS Sragen Dinyatakan Positif Terpapar Covid-19. Keluarga Ajukan Penundaan, Begini Respon BKN!

“Sebenarnya sudah lama kejadiannya. Tapi karena memang oknum JS ini ada keistimewaan karena ada kerabat yang jadi aparat sehingga laporan sempat mandeg dan dijanjikan akan sanggup mengembalikan uang yang ditarik dari korban. Namun ternyata janji bertahun-tahun tak dipenuhi sehingga akhirnya dilaporkan ke polisi. Waktu itu ada yang bayar Rp 80 juta ada yang lebih. Tapi uang segitu saat itu sangat berharga. Saudara saya juga ada yang kena. Kalau saya dengar korbannya lebih dari 5 orang,” ujar SP, salah satu kerabat korban asal Sidoharjo, kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Selasa (25/8/2020).

Joko juga sempat menjadi sorotan karena sudah menghilang dan mangkir dinas hampir bertahun-tahun karena menghindar akibat dikejar-kejar korban.

Namun anehnya yang bersangkutan masih tetap saja terdaftar sebagai PNS dan menikmati gaji bulanan secara rutin.
Setelah sekian lama laporan mandeg, proses hukum baru dijalankan ketika korban mendesak ke Polres medio 2019 lalu.

Baca Juga :  Biadab, Sudah 3 Siswi SMP Jadi Korban Predator Anak Asal Mondokan Sragen. Korban Selalu Diancam Dibunuh, Dibekap dan Dicekik Sebelum Diperkosa di Kuburan Cina

Saat dikonfirmasi, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sragen, Sutrisna membenarkan sudah menerima laporan soal kasus yang menjerat Joko.

Pihaknya juga sudah menerima salinan putusan kasus itu yakni yang bersangkutan divonis 1,5 tahun penjara.

“Iya benar. Yang bersangkutan divonis 1,5 tahun,” paparnya.

Perihal detail kasusnya, Sutrisna mengaku tidak begitu mengetahui. Instansinya hanya sebatas memproses administrasi dari sisi kepegawaian mengingat yang bersangkutan adalah PNS.

Saat ini, Joko mendekam di sel tahanan Lapas Kelas II A Sragen. Wardoyo