JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Detik-detik Kecelakaan Maut 2 Bocah Gasak Truk di Tikungan Tangen Sragen, Satu Tewas. Maunya Ngepot Keplek Miring Tapi Malah Bablas….

Tim PMI dan kepolisian saat mengevakuasi jasad bocah korban tewas kecelakaan di Tikungan Sigit, Tangen, kemarin. Foto/Wardoyo
Tim PMI dan kepolisian saat mengevakuasi jasad bocah korban tewas kecelakaan di Tikungan Sigit, Tangen, kemarin. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM –  Kecelakaan maut terjadi di ruas jalan Tangen-Grobogan tepatnya di tikungan Dukuh Mojo, Desa Sigit, Kecamatan Tangen, Sragen, Senin (24/8/2020) siang.

Dua bocah di bawah umur berboncengan motor bertabrakan hebat dengan sebuah truk dari arah berlawanan. Satu bocah tewas mengenaskan sedangkan satunya luka-luka.

Data yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM , kecelakaan maut itu terjadi pukul 14.30 WIB. Kecelakaan melibatkan sepeda motor Yamaha Jupiter AD 2188 NN dengan truk bernopol K-1483-KP yang dikemudikan Dede Dermawan (55)
asal Dukuh Pakis RT 4/6, Kradenan, Grobogan.

Sepeda motor Jupiter dikendarai Fajar Slamet Saputro (14) pelajar SMP asal Bokoran RT 13, Jekawal, Tangen, Sragen. Dia memboncengkan Awal (12), yang masih duduk di bangku SD.

Fajar tewas setelah mengalami luka parah pendarahan hidung dan mulut, pendarahan kepala belakang dan trauma thorax dada kanan.

Baca Juga :  Usai Laporkan Kepala DPUPR Sragen, KPK RI Pelototi Tahapan Lelang Proyek 2020. Sebut Surat Dukungan Rawan Dimainkan dan Direkayasa!

Sempat dilarikan ke Puskesmas Tangen, namun nyawanya tetap tak terselamatkan. Sedangkan Awal, mengalami luka lecet pada tangan dan kaki harus mendapatkan pengobatan.

Sedangkan sopir truk sehat. Kondisi sepeda motor juga ringsek setelah menggasak truk dengan keras.

Kasat Lantas Polres Sragen, AKP Sugiyanto membenarkan kecelakaan maut tersebut.

Menurutnya, kecelakaan terjadi akibat pengendara motor yang masih di bawah umur menikung terlalu ke kanan sehingga memakan jalur lawan dan bertabrakan dengan truk.

Kronologinya, semula dua bocah itu berboncengan motor melaju dari arah utara menuju ke arah Tangen. Saat bersamaan, melaju truk yang dikemudikan Dede dari lawan arah.

Baca Juga :  Bupati Umumkan Sragen Masih Zona Merah Covid-19. Gubernur Minta Injak Rem, Mohon Maaf Nekat Gelar Hajatan Tak Sesuai Prokes Denda Rp 1 Juta dan Bisa Dibubarkan!

Namanya anak-anak, bermotornya pun belum begitu menguasai keadaan dan diduga asal pancal. Sesampai di tikungan Sigit yang agak tajam, kedua bocah itu diduga nekat mau keplek miring.

Sayang, mereka mengambil jalan terlalu
menengah sehingga memakan jalur lawan. Tanpa dinyana, truk sudah berada di depan mereka.

“Karena jarak sangat dekat, pemotor gagal mengendalikan motornya dan menabrak truk. Satu korban dari pemotor meninggal dunia dalam perjalanan ke Puskesmas. Satunya mengalami luka,” terang Kasat.

Wakil Ketua PMI Sragen, Soewarno menyampaikan usai menerima menerima laporan, tim PMI bersama PSC langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan assesment dan backup medis.

“Satu pengendara motor meninggal dunia sedangkan satunya mengalami luka. Keduanya masih di bawah umur,” terangnya. Wardoyo