JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Magelang

Digitalisasi UMKM, Inilah Strategi Kreatif dari Gubernur Ganjar

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tengah memberikan pengarahan digitalisasi UMKM kepada para pelaku usaha di Magelang. Humas Pemprov

MAGELANG, JOGLOSEMARNEWS.COM — Media sosial berpotensi untuk membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam memasarkan produknya. Para pelaku UMKM harus mengubah haluan bisnisnya. Dari yang semula menjalani usaha tatap muka, kini mereka harus merambah pasar daring.

Saat ini, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajak para wirausahawan lokal untuk mempromosikan produknya lewat media sosial. Hal itu disampaikan saat mengunjungi pameran UMKM dan launching aplikasi Bimart, di Balkondes Ngadiharjo, Kabupaten Magelang, Minggu (30/8/2020).

Orang nomor satu di Jawa Tengah itu langsung berdialog dengan Kholil, salah seorang wirausahawan setempat di atas panggung. Ia memberikan motivasi dan sharing metode marketing online untuk memasarkan produknya.

Baca Juga :  Survei LSI: Elektabilitas Prabowo Tertinggi, Ungguli Ganjar dan Anies, Muncul Nama Ahok

“Punya medsos, apa saja medsosnya,” tanya Ganjar.

Lalu, ia mengajak Kholil dan wirausahawan lain yang hadir di acara tersebut untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana marketing.

“Jualanmu difoto ditaruh di Facebook, Instagram dan lainnya. Jangan lupa dikasih tulisan soal produknya biar menarik,” paparnya.

Menurut gubernur, di masa sekarang apalagi pandemi Covid-19, masyarakat harus kreatif dan inovatif.

“Harus mencari jalan keluar sekreatif mungkin, untuk menyelesaikan persoalan. Ini tidak mudah, tapi harus tetap semangat dan survive,” lanjutnya.

Baca Juga :  Disapa Gubernur Ganjar saat Divaksin Covid-19, Para Pedagang Pasar di Pati Semringah dan Mengajak Selfie

Sementara Kholil mengaku senang bisa berdialog langsung dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Apalagi ia mendapat saran untuk usahanya ke depan lebih baik.

“Saya senang, memang media sosial itu perlu dimanfaatkan untuk marketing jualannya. Apalagi di masa pandemi,” katanya warga Desa Karangrejo, Magelang.

Kholil baru merintis usaha warung makan sejak April 2020 lalu. Warungnya menyediakan menu pecel, soto, kupat tahu dan nasi rames.

“Kalau sementara ini memang saya menunggu pembeli datang. Tapi ke depan saya akan coba pakai medsos, mungkin akan tambah ramai,” tandasnya. Satria Utama