JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Geregetan Korban Setrum Jebakan Tikus Terus Berjatuhan, Bupati Sragen Siapkan Perda Larangan. Pemasang Bakal Diseret ke Pidana!

Kondisi 4 petani korban tewas terakhir kesetrum jebakan tikus di Sragen. Foto kolase/Wardoyo
Kondisi 4 petani korban tewas terakhir kesetrum jebakan tikus di Sragen. Foto kolase/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus renteten kematian petani kesetrum jebakan tikus listrik memantik reaksi keras dari Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati.

Ia mengaku sangat menyesalkan ada warga yang kembali meninggal akibat sengatan listrik jebakan tikus. Padahal menurutnya berbagai upaya sudah dilakukan untuk mengingatkan dan melarang pemakaian jebakan beraliran listrik.

Termasuk ancaman pidana bagi pemasangnya jika mengakibatkan orang meninggal.

“Kami sangat menyesalkan masih ada yang memasang perangkap tikus pakai listrik. Padahal sudah kita larang karena sangat membahayakan keselamatan,” paparnya kepada wartawan, kemarin.

Baca Juga :  Hilang Misterius di Hari Jumat, Wanita di Sragen Hanyut di Saluran Air Hampir 1 Kilometer. Mayatnya Muncul 15 Hari Kemudian

Melihat warga masih ada yang tak patuh dan abai, Bupati pun menegaskan akan menyiapkan Peraturan bupati (Perbup) untuk larangan penggunaan jebakan tikua dengan listrik.

Langkah itu dilakukan untuk mencegah adanya timbul korban lagi. Namun perihal esensi dari Perda itu nanti bakal dibahas lebih lanjut dengan dinas dan pihak terkait.

”Kami akan bahas untuk membuat Perbup larangan pemasangan jebakan listrik yang membahayakan. Untuk isi perbup akan kita bahas. Langkah ini agar jangan sampai ada korban lagi,” terangnya.

Baca Juga :  Ini Rincian Tunggakan Retribusi 3 Kios Mewah di Pungkruk yang Disegel Petugas. Totalnya Bikin Geleng Kepala

Pernyataan itu dilontarkan menyusul insiden perangkap jebakan tikus berlistrik yang kembali menelan korban jiwa.

Kamis (13/8/2020) malam seorang petani di Desa Gringging, Kecamatan Sambungmacan, Sragen ditemukan meregang nyawa setelah terpeleset dan terkena kabel beraliran listrik di sawahnya.

Korban diketahui bernama Karno Purnomo alias No Balak (60) warga Dukuh Celep RT 14/4, Desa Gringging, Sambungmacan, Sragen.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com