JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Hanya Hitungan Menit, Juragan Mebel H Sulaiman Merugi Rp 250 Juta Gara-Gara Si Jago Merah

Foto/Humas Polda
Foto/Humas Polda

BREBES, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kebakaran melanda Toko Mebel di desa Dukuhmaja Kecamatan Songgom Kamis (13/8/2020) malam.

Beruntung tidak ada korban jiwa meski kerugian material mencapai ratusan juta.

Kejadian yang terjadi sekitar pukul 20.15 WIB itu akhirnya padam usai Tim Damkar dan Water Canon bersama puluhan warga mendatangi TKP.

Sementara itu Kapolres Brebes, AKBP Gatot Yulianto melalui Kapolsek Songgom Iptu Sunarto mengatakan bahwa iya hari ini terjadi kebakaran Toko mebel yang diketahui milik H. Sulaiman.

Tim sabhara yang membawa kendaraan taktis armour water canon sedang melakukanpemadaman API bersama Damkar dan juga masyarakat setempat.

Baca Juga :  Kekeringan Melanda Grobogan, 80 Desa Alami Kekurangan Air Bersih, Bantuan 1.431.000 liter Air Bersih Telah Disalurkan

Dari keterang saksi yang melaporkan bahwa pada saat dirinya melaksanakan jaga malam di toko mebel tersebut tiba-tiba listrik mati. Kemudian saksi berusah auntuk menyalakan lampu sepidometer dan berhasil menyala.

“Dan saat melihat melalui jendela sudah ada api menyala di pojok timur belakang dan membakar gudang mebel tersebut,” jelas Kapolsek dilansir Tribratanews.

Mengetahui api sudah membakar toko mebel tersebut, saksi berteriak minta tolong. Tak lama kemudian dibantu masyarakat untuk mengeluarkan barang barang yang ada di gudang berupa alamari, kursi, meja, dan buffet.

Baca Juga :  Pilkada Grobogan 2020 Catatkan Sejarah, Pasangan Sri-Bambang Lawan Kotak Kosong, KPU Pastikan Penuhi Persyaratan dan Lolos Tes Kesehatan

“Dibantu oleh masyarakat setempat dari Mobil AWC Polres Brebes dan sembilan mobil pemadam kebkaran akhirnya api bisa padam, sembilan damkar itu masing-masing dari Kota Tegal, Tegal, Brebes masing-masing dua dan satu unit mobil tangki dari BPBD Brebes, PDAM,” tuturnya.

Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Hanya saja, korban mengalami kerugian kurang lebih mencapai Rp 250 juta.

“Hingga saat ini kasusnya ditangani pihak kepolisian. Sedangkan penyebakan kebakaran tersebut diduga dari konsleting listrik,” pungkasnya. Edward