JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Ini 2 Nenek di Sragen Yang Bakal Berbahagia Saat Peringatan HUT RI Nanti. Rumah Reyot Mereka Dijamin Bakal Berubah Jadi Bagus

Kondisi rumah nenek asal Masaran yang akan dibedah oleh Kodim Sragen. Foto/Istimewa
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Kondisi rumah nenek asal Masaran yang akan dibedah oleh Kodim Sragen. Foto/Istimewa

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – TNI terus bergerak untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Seperti Kodim Sragen yang kali ini mengerahkan prajuritnya untuk melaksanakan Bhakti TNI dengan sasaran 2 unit rumah tak layak huni di 2 Kecamatan yakni gemolong dan Masaran.

Rumah yang mendapat bantuan adalah milik ibu Parti (66) warga Dukuh Garas Tengah RT 10, Desa Brangkal, Kecamatan Gemolong, Sragen.

Sedangkan di Kecamatan Masaran rumah milik ibu Sutinem (42) warga Dukuh Mojoroto RT 07, Dawungan, Masaran juga ketiban bedah rumah.

Dandim Letkol Lav Luluk Setyanto mengatakan kegiatan bedah rumah itu merupakan bagian dari rangkaian kegiatan memperingati tersebut HUT RI ke -75.

Konsep Gotong royong tetap dikedepankan dalam program itu. Yakni dengan harapan dapat menstimulus elemen masyarakat lainnya untuk dapat berpatisipasi dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Suami Asal Peleman dan Bocah 14 Tahun Gemolong Sragen Berhasil Sembuh dari Covid-19. Sebanyak 3 Pasien Sembuh, Total Sudah 66 Orang Sembuh

Selain itu gotong royong juga akan membangun kepedulian dan kasih sayang sehingga akan terwujud persatuan serta ketahanan yang kokoh.

“NKRI pada bulan Agustus ini akan berusia 75 tahun, usia yang sudah matang untuk melangkah menjadi negara maju. Oleh karenanya perlu ada upaya bersama dari segenap Bangsa Indonesia untuk mewujudkannya. Kami segenap warga Kodim 0725/Sragen akan senantiasa hadir dan turut serta membantu kesulitan rakyat sebagai bagian untuk membantu program pembangunan pemerintah, karena sejatinya TNI ada untuk rakyat,” kata Dandim.

Proses bedah rumah oleh personel TNI dan warga. Foto/Wardoyo

Selaku pelaksana teknis dilapangan, Danramil Masaran Kapten CPM Sayana menyampaikan untuk rumah ibu Sutinem akan dibangun bukan rehab. Pasalnya bangunan lama tidak bisa digunakan dikarenakan bahan dari bambu dan genting model lama.

“Kita bangun dengan ukuran 7 x 6 dengan baja ringan, atap galvalum, dinding bawah herbel dan bagian dinding atas dengan bahan GRC,” tuturnya.

Baca Juga :  Tertular dari Nenek Meninggal Positif, Bocah 10 Tahun di Tanon Sragen Dinyatakan Positif Terpapar Covid-19. Sempat Menolak, Malam Ini Langsung Dijemput Didampingi Sang Ibu

Selain program RTLH Kodim 0725/Sragen sasaran karya bhakti TNI mencakup rehab Kamar Mandi Sekolah MI Muhammadiyah di Sambung macan.

Kemudian rehab Kamar Mandi SDN Plupuh, rehab Kamar mandi Vihara di Sragen Kota, rehab Kamar Mandi Pure di Sumberlawang, rehab Kamar Mandi Gereja Pepantha (GKJ) di Kedawung, rehab Kamar Mandi Masjid di Sambirejo.

“Khusus RTLH kami targetkan selesai dalam waktu 5 hari. Tanggal 05 Agustus 2020 harus selesai,” imbuh Dandim.

Dandim berharap di Hari ulang tahun RI yang ke 75 ini bisa memberi kebahagian kepada ibu Sutinem dan ibu Parti. Selain itu juga dapat memperkokoh semangat Gotong Royong di Bumi Sukowati. Wardoyo