JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Kost Ditinggal Penghuni Selama Pandemi, Slamet Pun Ikut Kelimpungan

Slamet, penjaga rumah kost di Tembalang Selatan Semarang ini ikut terdampak Covid-19 / lulu - joglosemarnews
Slamet, penjaga rumah kost di Tembalang Selatan Semarang ini ikut terdampak Covid-19 / lulu – joglosemarnews

SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pandemi Covid-19 telah mengakibatkan dampak ekonomi secara berantai. Dampak tersebut juga dirasakan oleh Slamet (58), seorang penjaga kos di Tembalang Selatan, Kota Semarang.

Sebagaimana diketahui, pandemi Covid-19 memaksa dikeluarkannya kebijakan belajar jarak jauh, mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

Kebijakan tersebut, mau tak mau berimbas pada sepinya rumah-rumah kos lantaran banyak ditinggal mudik para penghuninya.

Baca Juga :  DPRD Kudus Pacu Realisasi Pembangunan Sekolah Unggulan di Masing-masing Kecamatan

Alhasil, Slamet pun diliburkan selama waktu yang tidak ditentukan. Selama diliburkan, Slamet tidak mendapatkan gaji sepeserpun.

“Memang saya masih diizinkan tinggal di rumah kost, tapi kalau nggak ada pemasukan, ya susah juga,” ujarnya kepada Joglosemarnews.

Ia mengatakan, rumah kost yang dia jaga memiliki 22 kamar, yang sebelumnya hampir terisi penuh. Namun sejak pandemi Covid-19 merebak, ujar Slamet, hanya sembilan kamar saja yang terisi.

Baca Juga :  Penasaran dengan Festival Kota Lama Semarang, Ini Informasi Detailnya

Masih untung di tengah kondisi ekonomi yang menghimpit tersebut, Slamet mendapatkan tawaran kerja sebagai Satpam di kompleks Graha Sapta selama masa pandemi Covid-19.

Slamet mengakui, pendapatannya sebagai penjaga kompleks memang tak sebanding dengan pekerjaaan sebelumnya. Namun ia sudah merasa bersyukur, karena di tengah pandemi Covid-19 ini, ia sadar mencari pekerjaaan memang sulit. lulu