JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Lagi, Satu Warga Gemolong Sragen Suspek Covid-19 Meninggal Dunia. Sempat Ngeluh Sakit Perut, Jadi Kasus Meninggal ke-37

Situasi covid-19 Sragen, Senin (3/8/2020). Foto/Wardoyo

Lagi,

Situasi covid-19 Sragen, Senin (3/8/2020). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kematian terkait corona virus atau covid-19 di Sragen terus bertambah. Satu lagi warga dilaporkan meninggal dunia dengan status suspek covid-19, hari ini Senin (3/8/2020).

Data yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sragen Senin (3/8/2020) petang mencatat, jumlah kasus suspek covid-19 meninggal tambah satu orang menjadi 29 orang.

Sehari sebelumnya, jumlah suspek meninggal baru tercatat 28 orang. Satu tambahan kasus suspek meninggal itu diketahui berasal dari Kecamatan Gemolong.

Pasien itu diketahui berjenis kelamin perempuan berinisial Ny CHS berusia 69 tahun. Almarhumah meninggal di RSUD dr Soeratno Gemolong dengan keluhan awal sakit perut dan lemas.

Baca Juga :  Tambah Lagi, 2 Warga Gemolong dan Sragen Positif Terpapar Covid-19. Jumlah Total Kasus 513, Sudah 71 Warga Meninggal Dunia

“Baru masuk tadi malam. Ngeluh sakit dan lemes. Dirawat di RSUD dr Soeratno Gemolong,” papar Kepala DKK Sragen, Hargiyanto Senin (3/8/2020).

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sragen, Tatag Prabawanto membenarkan Ny CHS meninggal dalam status suspek covid-19.

Karena berstatus suspek, pemakaman dilakukan sesuai protokol covid-19. Yakni dilakukan petugas dengan APD lengkap dan langsung dibawa ke pemakaman.

Di sisi lain, tambahan satu kasus suspek meninggal itu menambah panjang daftar kematian terkait covid-19 di Sragen.

Berdasarkan catatan JOGLOSEMARNEWS.COM dan data di Gugus Tugas, hingga kini total kematian terkait covid-19 di Sragen sudah mencapai 37 orang.

Baca Juga :  Barusaja Masuk Zona Oranye, Kasus Covid-19 Langsung Meledak Lagi Tambah 24 Warga Positif Hari Ini. Tersebar di 12 Kecamatan, Total Kasus Meroket Jadi 511, Warga Meninggal Sudah 68

Rinciannya, 5 pasien positif, satu pasien positif dan sembuh asal Sribit Sidoharjo, 29 suspek, satu ODP dan satu PP.

Dari 29 PDP meninggal itu masing-masing dua dari Sragen Kota, satu dari Tenggak Sidoharjo, satu dari Celep Kedawung, tiga dari Mondokan, dua warga dari Sambirejo, tiga dari Sambungmacan, dua dari Sumberlawang, dan satu dari Plupuh.

Kemudian empat lagi suspek atau PDP asal Kecamatan Kedawung, dua dari Tanon, dua dari Karangmalang, dua dari Gemolong dan satu dari Gondang.

Lantas ada satu balita PP meninggal dari Desa Kedawung Kecamatan Kedawung dan satu ODP asal Jati Sumberlawang. Wardoyo