JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Normalisasi Drainase di Bundaran Bubakan Kota Semarang Jadi Prioritas

Petugas DPU Kota Semarang melaksanakan kegiatan pembersihan saluran drainase di Bundaran Bubakan Tengah. Istimewa

SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM — Sedimentasi atau pendangkalan pada saluran drainase di Bundaran Bubakan Tengah jadi perhatian Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang.
Pihak, DPU Kota Semarang saat ini sudah melakukan kegiatan pembenahan saluran drainase di wilayah tersebut.

Pembenahan tersebut, yakni proses pembongkaran dengan pembersihan sedimen telah selesai maka saluran akan kembali lancar dan genangan air di sekitar lokasi bisa teratasi dengan baik.

Kepala DPU Kota Semarang, Sih Rianung, saat dikonfirmasi menguraikan, selama ini sedimentasi di daerah tersebut terbilang cepat mengalami pendangkalan. Dalam pelaksanaan normalisasinya, ada empat hingga lima alat berat dan dump truk yang diturunkan untuk membersihkan saluran drainase di sana.

Baca Juga :  Aksi Kamisan di Semarang Sempat Diwarnai Adu Mulut dan Nyaris Dibubarkan

“Hal ini merupakan kegiatan pemeliharaan saluran yang memang rutin dilaksanakan. Kegiatan dimaksudkan untuk menangani permasalahan genangan dan banjir di sepanjang saluran drainase di kawasan Bundaran Bubakan Tengah,” terang dia, kemarin.

“Daerah Bubakan dan sekitarnya memang sering mengalami genangan air. Khususnya, saat musim hujan tiba. Ini merupakan bagian dari salah satu prioritas kami, dalam penanganan permasalahan banjir yang sering melanda beberapa titik di Kota Semarang,” sambung dia.

Di sisi lain, Sih Rianung, juga menjelaskan bahwa untuk memindahkan beberapa paving yang ada di sana. Paving-paving itu akan dibawa ke daerah Genuk dan Pedurungan, untuk dimanfaatkan kembali bagi penataan saluran di dua daerah tersebut.

Baca Juga :  YKAN Dorong Praktik Budi Daya Udang Ramah Lingkungan

Proses pembersihan drainase, lanjut dia, sekaligus dalam rangka mendukung pembangunan Museum Bubakan yang terletak di dalam bundaran Bubakan Tengah. Kegiatan pembersihan di bagi atas empat bagian pengerjaan. Jadi, kami menutup jalan di sekitar lokasi sekaligus melakukan proses pembersihan saluran.

”Jadi, kami menutup jalan di sekitar lokasi sekaligus melakukan proses pembersihan saluran. Proses pembersihan saluran diperkirakan akan berlangsung hingga beberapa waktu mendatang,”terang dia. Satria Utama