JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Pandemi Belum Mereda, Solo Berencana Buka Sekolah pada November, Bagaimana Teknisnya?

Walikota Surakarta, FX. Hadi Rudyatmo didampingi Wakil Walikota Dr. Ahmad Purnomo, Apt dan Sekda Surakarta Ir. Ahyani, MA, Minggu (30/8/2020), Instagram/humaspemkotsurakarta

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Pemkot Solo berencana untuk tetap membuka pembelajaran tatap muka di sek olah November 2020 mendatang. Meskipun pandemi covid-19 belum berakhir, namun rencana tersebut terus disiapkan sampai saat ini.

Namun demikian, pembukaan pembelajaran tatap muka November 2020 mendatang tersebut dipastikan untuk simulasi terlebih dulu. Secara umum, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo tetap menginstruksikan sekolah-sekolah mulai pembelajaran tatap muka awal tahun 2021.

“November besok dibuka tapi masih sebatas simulasi. Artinya masih disosialisasikan bagaimana nanti teknisnya. Apakah akan dibagi separuh kelas masuk dan separuhnya lagi belajar dari rumah,” ujar Rudy, Senin (31/8/2020).

Baca Juga :  Diduga Rem Blong di Jalan Menurun, Truk Seruduk Warung yang sedang Ramai Orang di Mojosongo Solo. Tembok Bergetar, Pemilik Warung Berteriak dan Pembeli Berhamburan

Kendati demikian, hanya sekolah tertentu yang akan ditunjuk untuk melakukan simulasi tersebut. Saat ini, SOP terkait hal itu tengah dibuat. SOP yang akan dibuat terkait dengan tata cara berangkat sekolah dan pulang.

“Termasuk nantinya waktu istirahat akan seperti apa. Untuk pelaksanaannya akan melibatkan pengawas sekolah dengan optimal. Khususnya untuk memantau saat anak-anak istirahat. Kalau perlu nanti orang tua turut memantau sampai di kelas,” imbuhnya.

Baca Juga :  Terhasut Ajakan 'Hitamkan Solo' 6 Remaja Anggota PSHT Asal Ngawi dan Karanganyar Diamankan di Kawasan Manahan

Di sisi lain, meski masih di masa pandemi, namun Pemkot Solo memastikan siswanya tetap akan memperoleh pembelajaran. Konsep pembelajaran disampaikan melalui saluran televisi pendidikan, serta radio pendidikan bernama Konata. Kedua program ini disusun optimal di masa pandemi untuk membantu pembelajaran murid sekolah.

”Kalau radio sudah bisa didengar, untuk saluran televisinya segera. Pembelian peralatan sudah diajukan di APBD perubahan tahun ini,” tukas Rudy. Prihatsari