JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Baki Sukoharjo Ternyata Sopirnya. Ditangkap 3 Jam Setelah Kejadian

Irjen Pol Ahmad Lutfhi. Foto/Humas Polda
Irjen Pol Ahmad Lutfhi. Foto/Humas Polda

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Gerak cepat dilakukan aparat kepolisian untuk mengungkap kasus pembunuhan sadis satu keluarga di Dukuh Slemben RT 01 RW 05, Duwet, Baki, Sukoharjo.

Satu pelaku pembunuhan sadis yang menewaskan Suranto, sang istri Sri Handayani, serta dua anaknya RA dan DN ditangkap selang tiga jam setelah kasus itu terungkap.

Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi menjelaskan, pelaku teridentifikasi sebagai driver atau sopir korban dan sudah diamankan.

Berbekal identifikasi, olah tempat kejadian perkara dan keterangan para saksi, jajaran Polres Sukoharjo akhirnya dapat menangkap pelaku pembunuhan.

Baca Juga :  Sumbang 10 Kasus, Klaster Perkantoran di Kecamatan Jebres Tambah Daftar Panjang Kasus Covid-19 di Solo, Kini Total 628 Orang

“Pelaku teridentifikasi adalah sopir korban (Suranto). Secara detailnya akan dijelaskan Kapolres Sukoharjo,” kata Ahmad Luthfi, Sabtu (21/08/20).

Seperti diberitakan sebelumnya, warga Dukuh Klemben RT 01 RW 5, Desa Duwet, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah digegerkan dengan penemuan mayat satu keluarga yakni dari keluarga Suranto, Jumat (21/08/20) malam.

Mayat satu keluarga yang terdiri dari suami, istri, dan dua anak tersebut ditemukan di dalam sebuah rumah yang tampak mengenaskan, karena bekas ceceran darah ada di mana-mana. Dua anak yang tewas tersebut diduga masih kecil.

Baca Juga :  Hari Batik Nasional, ASN dan Warga Solo Diimbau Kenakan Batik 5 Hari

Lurah Duwet, Suparno saat ditemui di lokasi kejadian menjelaskan, penemuan mayat satu keluarga itu bermula dari kecurigaan warga yang mencium bau busuk dari dalam rumah.

Dirinya dan sejumlah warga lantas mendobrak pintu untuk mengecek dan ditemukan empat orang yang sudah tak bernyawa dan kondisi mengenaskan.

“Pintu tertutup rapat. Lalu didobrak. Saya tidak sempat masuk lebih dalam karena baunya sudah menyengat. Setelah itu kami melaporkan kejadian itu ke polisi untuk ditangani lebih jauh,” kata Suparno. Prabowo