JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Pembelajaran Jarak Jauh di SMPN 2 Giritontro Wonogiri Kurang Maksimal Gegara Susah Sinyal

Sidak pembelajaran jarak jauh siswa SMPN 2 Giritontro Wonogiri. Dok. Syarif Aminudin
Sidak pembelajaran jarak jauh siswa SMPN 2 Giritontro Wonogiri. Dok. Syarif Aminudin

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pembelajaran jarak jauh SMPN 2 Giritontro Wonogiri selama pendemi covid 19 berjalan kurang maksimal. Salah satu kendala utamanya yaitu susah sinyal.

Fakta itu terbukti ketika sejumlah guru menggelar sidak sekaligus pendampingan belajar di lokasi-lokasi yang termasuk susah sinyal. Beberapa tempat yang telah sambangi di antaranya Tlogosari Kecamatan Giritontro yaitu Dusun Poro, Gembuk, Mantang, Klepu dan sekitarnya. Selain itu daerah di Gedompol Donorojo Pacitan Jatim dan Ngejring Desa Gendayakan Kecamatan Paranggupito Wonogiri termasuk daerah susah sinyal.

Pendampingan belajar oleh guru, menurut Kepala SMPN 2 Giritontro Parman sudah dilakukan sejak pembelajaran jarak jauh melalui sistem dalam jaringan (daring) atau online diterapkan. Kegiatan ini bertujuan silaturahmi sekaligus menyemangati dan menggali kendala kendala siswa dalam belajar.

Baca Juga :  Geger Penampakan Ular Sanca Raksasa di Dusun Tukluk Desa Kerjo Lor Kecamatan Ngadirojo Wonogiri, Masuk Rumah Warga Akhirnya Sukses Dievakuasi Personil Damkar Wonogiri

“Guru tetap melaksanakan aturan protokol kesehatan. Sidak juga untuk merespon keluhan siswa dalam mengikuti pembelajaran daring. Kemudian dari respon tadi dievaluasi bersama guru kemudian dicarikan solusi. Guru mengadakan sidak dalam belajar baik yang ada sinyal maupun tempat yang susah sinyal,” kata dia dalam keterangan yang diterima JOGLOSEMARNEWS.COM , Rabu (19/8/2020).

Sedangkan Waka Kesiswaan Sukatmo, menerangkan, siswa maupun orangtua sangat bahagia bisa bertemu salah satu gurunya. Kebanyakan orangtua meminta guru untuk sering menyambangi putra putrinya.

“Solusi lain bila terkendala sinyal yang tiba tiba susah atau kendala yang lain untuk segera memberikan informasi kepada gurunya. Sehingga tugas belajar boleh dikirim saat mendapatkan sinyal lagi,” beber dia.

Baca Juga :  Dari Konfercab PGRI Cabang Giritontro Wonogiri, Joko Pudyanto Terpilih Sebagai Ketua, Berharap Kepengurusan Anyar Bisa Beri Warna Baru dan Wujudkan Hal ini

Menurut penuturan salah satu guru yang ikut dalam sidak di lapangan Syarif Aminudin, saat siswa didatangi, mereka sangat kaget bercampur girang dan senang. Mereka lantas curhat degan kondisi selama ini, dan menyatakan rindu dan pengin segera masuk sekolah normal seperti biasanya.

Salah satu siswi baru kelas 7D Irma Talista, saat dijumpai tengah belajar di bukit Dusun Gembuk Tlogosari berujar sudah sangat ingin masuk sekolah. Selama ini baru sekali melihat sekolahnya yang baru. Aria