JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Pengunjung Telaga Madirda Meledak Hingga 600 %, Pemdes Berjo Siap Tambah Water Boom dan Lebarkan Jalan

Pemandangan yang indah di kawasan Telaga Madirda / dewi nopitaningrum
Pemandangan yang indah di kawasan Telaga Madirda / dewi nopitaningrum

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Keindahan obyek wisata Telaga Madirda yang terletak di puncak bukit Ngargoyoso, Karanganyar benar-benar memikat banyak wisatawan.

Betapa tidak, begitu wabah Covid terjadi obyek wisata ini mangkrak merana, namun sejak Covid melonggar dan mulai dibuka lagi beroperasi per 26 Juni langsung diserbu ribuan pengunjung dari berbagai penjuru.

Tak pelak, omzet pendapatan yang dipungut dari tiket masuk Rp 10.000 per orang itu bisa menghasilkan Rp 200 juta.

Kepala Operasional Telaga Madirda, Eko Kamsono yang juga pengurus BUMDes Desa Berjo mengaku kaget dengan adanya ledakan pengunjung semenjak dibuka akhir juni lalu.

Khusus setiap Sabtu dan Minggu, bahkan jumlah karcis masuk yang terjual mencapai 3.000 lembar atau naik 600 persen. Padahal hari biasa kisaran 500-700 lembar  karcis terjual.

Baca Juga :  Hadiri Pengesahan Warga PSHT, Bupati Karanganyar Ingatkan Warga PSHT Jangan Mudah Diadu Domba!

“Saya juga kaget ternyata minat wisatawan berkunjung ke Telaga Madirda benar-benar diluar perkiraan kami” ujarnya Minggu (9/8/2020).

Eko menjelaskan dari pengamatan manajemen terpantau para pengunjung terpesona dengan kemolekan alam di Bukit Madirdo.

“Banyak yang ngomong datang ke Telaga Madirdo seperti di Sarangan Jatim atau Danau Bedugul di Provinsi Bali,” ungkapnya.

Menurut Eko tidak tertutup kemungkinan setahun kedepan setelah pengembangan dilakukan dan isinya makin lengkap maka Telaga Madirdo bisa menjadi idola wisatawan domestik ataupun wisman.

Bahkan dengan penataan terus, pihaknya optimistis Telaga Madirda bakal menjadi salah satu destinasi wisata nasional.

Baca Juga :  Pak RT Buran Yang Positif Covid-19 Diketahui Bekerja di Pabrik Kebakkramat. Keluarga Sempat Minta Hasil Swab, Tapi Ditolak Pihak Rumah Sakit

Kades Berjo, Suyatno mengatakan pihaknya bersama BUMDes dan warga Desa Berjo sedang berlari untuk menyulap Telaga Madirda untuk Go Publik dari semula tidak dianggap menjadi ikon wisata nasional.

Untuk menuju impian tersebut semua kompak bekerja. Kali ini ada tiga pengembangan yakni penambahan lahan parkir dengan cara memotong bukit, memperlebar akses jalan masuk ke Telaga Madirda.

Selain itu untuk pengembangan di dalam sedang dibuat rumah makan serta persiapan untuk didatangkan water boom.

“Kami yakin dengan kecantikan keperawanan keindahan luar biasa pemandangan alam Telaga Madirda mampu Go Publik menjadi ikon wisata nasional,” serunya. Beni Indra