JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Magelang

Ratusan Pemuda Peringati HUT RI ke-75 di Puncak Gunung Sumbing

Ratusan pendaki dari berbagai daerah tengah bersiap akan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Proklamasi Kemerdekaan RI di Puncak Gunung Sumbing. Istimewa

MAGELANG, JOGLOSEMARNEWS.COM — Ratusan pendaki dari berbagai daerah akan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Proklamasi Kemerdekaan RI dengan mengibarkan bendera Merah Putih di kawasan Puncak Gunung Sumbing pada tanggal 17 Agustus 2020.

Mereka sangat antusias ke gunung yang terletak di perbatasan Kabupaten Magelang, Temanggung dan Wonosobo ini, karena ingin memiliki pengalaman dan juga kenangan. Namun yang lebih utama ingin mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur untuk membela negara dan bangsa, dari tangan penjajah.

Ratusan pendaki yang didominasi kalangan anak muda seperti pelajar SMA dan mahasiswa ini, naik ke Gunung Sumbing melalui basecamp Mangli dan Butuh Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang. Diperkirakan jumlah pendaki mencapai hampir 1.000 orang.

Menurut Lilik Setyawan, Koordinator Forum Pengelola Gunung Sumbing (FPGS), para pendaki sebelumnya sudah melakukan booking. Mereka berasal dari berbagai kota seperti Yogjakarta, Semarang, Jakarta, Bandung dan kota-kota lainnya.

Baca Juga :  Gubernur Ganjar Ikut Siarkan Even Dieng Culture Festival Via Akun Facebooknya

“Sebenarnya kita sudah membatasi, namun ternyata menjelang malam 17-an, jumlah pendaki yang datang langsung sangat banyak. Rata-rata mereka dari luar kota. Kita tidak bisa menolak mereka,” kata Lilik.

Akhirnya, pihaknya lebih mendahulukan pendaki yang sudah melakukan booking. Mereka di prioritaskan untuk naik lebih dahulu. Sedangkan yang datang langsung, harus rela antri untuk menggunakan jalur.

Hal itu tidak terlepas dari aturan protokol kesehatan. Pihaknya benar-benar ketat menerapkan hal ini. Bahkan pihaknya juga melakukan penyemprotan dengan disinfektan terhadap barang-barang yang dibawa pendaki. Untuk yang luar kota juga wajib membawa surat keterangan sehat, baik dari puskesmas atau rumah sakit asalnya atau setempat (Kaliangkrik).

Menurut Lilik, semua pendaki patuh terhadap aturan protokol kesehatan. Sehingga usai kegiatan di puncak Gunung Sumbing, tidak ada kendala yang berarti.
Hal yang sama juga nampak di basecamp Mangli Kaliangkrik. Sejak Sabtu malam (15/8/2020) sudah banyak pendaki yang datang. Mereka rela tidur di basecamp agar mudah menuju ke puncak Sumbing.

Baca Juga :  Gadis Belia Berusia 15 Tahun Dijambret Dua Penjahat Muda

Eko Saputro (20) asal Semarang mengaku sudah berkali-kali merayakan HUT ke 75 Kemerdekaan RI di puncak gunung.Tahun ini, ia memilih Sumbing untuk memperingati. Ia datang bersama dengan teman-teman kuliahnya.

Menurut Eko, ia merasa bisa menjiwai jasa para pahlawan yang gugur membela bangsa, saat berada di puncak. “Kita bisa merenung dan mengenang jasa mereka, betapa mereka dulu bersusah payah membela bangsa. Kita sebagai generasi muda merasa bersyukur karena hidup di jaman kemerdekaan,” katanya. Lusi | Satria Utama