JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Sapi Ngamuk Sebelum Disembelih di Sidorejo, Petugas Polres Salatiga Terpaksa Melumpuhkan dengan Timah Panas

Ilustrasi sapi kurban. Pixabay

SALATIGA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Peristiwa hewan kurban ngamuk saat hendak disembelih tidak hanya terjadi di Kota Semarang. Di Kota Salatiga, tepatnya di wilayah pemukiman warga di Sidorejo, Salatiga, petugas kepolisian terpaksa menembak seekor sapi yang akan disembelih. Sapi tersebut tak bisa kendalikan sesaat sebelum proses penyembelihan.

Data dihimpun menyebutkan, peristiwa ini terjadi pada Sabtu (1/8/2020) pagi. Sapi tersebut mengamuk di sekitar wilayah SMA Muhammadiyah Soka di Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga.

Petugas dari Polres Salatiga terpaksa meluncurkan timah panas setelah sapi ngamuk dan sulit untuk ditenangkan.

Baca Juga :  Ganjar Buka UKW PWI Jateng. Wartawan Harus Terus Membangun Profesionalisme untuk Hadapi Perubahan Bisnis Media yang Sangat Cepat

Kepala Polsek Sidorejo, Ajun Komisaris Polisi Harjan Widodo saat dikonfirmasi membenarkan terjadinya peristiwa tersebut. Ia menyebutkan, upaya keras telah dilakukan sejumlah warga dalam mengendalikan seekor sapi yang ngamuk di SMA Muhammadiyah Soka Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga.

“Benar, ada sapi lepas saat akan disembelih. Sapi kurban yang lepas di SMA Muhammadiyah Soka dan lari ke pemukiman warga,” terang Harjan saat dikonfirmasi.

“Warga mengalami kesulitan untuk mengendalikan sapi yang ngamuk. Akhirnya meminta bantuan ke Polsek Sidorejo. Patroli dari Sat Sabhara Polres Salatiga yang melintas berupaya menenangkan sapi tersebut,” sambung dia

Baca Juga :  Jadi Bandar Upal, Kakek Asal Mojo Dibekuk Polisi di Temanggung. Saat Ditangkap Bawa Satu Plastik Uang Palsu Rp 21 Juta, di Rumahnya Juga Ada!

Lantaran gagal, lanjut AKP Harjan, untuk menenangkan, sapi yang ngamuk akhirnya ditembak oleh Bripka Tejo Wijayanto, anggota Sie Propam Polres Salatiga.
Kapolsek memastikan, penembakan tersebut sebagai upaya untuk melumpuhkan sapi.

“Penembakan penembakan dilakukan di lapangan sehingga aman meski ada masyarakat yang melihat,” ujar AKP Harjan

“Petugas langsung melakukan penyembelihan pada saat sapi dalam keadaan terkapar selanjutnya langsung diserahkan ke pihak panitia kurban sebagai pihak penyelenggara penyembelihan hewan kurban yang bersangkutan,” pungkas AKP Harjan Widodo.
P Yoga | Satria Utama