JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Terpapar Corona, Kakek 70 Tahun Asal Padas Tanon Sragen Meninggal Dunia Tepat Tanggal 17 Agustus. Sempat Dirawat di RSUD Moewardi, Jadi Korban Meninggal ke-43

Ilustrasi pemakaman protokol covid-19. Foto/Wardoyo
Ilustrasi pemakaman protokol covid-19. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kabar duka kembali menghampiri Sragen di tengah lonjakan kasus corona atau covid-19. Satu pasien kembali meninggal dunia akibat positif covid-19.

Korban diketahui berinisial W berusia 70 tahun. Kakek malang itu diketahui berdomisili di Desa Padas, Kecamatan Tanon, Sragen.

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sragen, Tatag Prabawanto mengatakan pasien asal Tanon itu memang meninggal terkonfirmasi positif covid-19.

“Tanggal 16 Agustus dirawat di RSUD Moewardo Solo. Di Moewardi sudah dicek rapid dan reaktif. Pasien meninggal tadi malam tanggal 17 Agustus 2020 dan hasil swabnya keluar Selasa (18/8/2020) dengan hasil positif covid-19,” paparnya Rabu (19/8/2020).

Kepada Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen, Hargiyanto kepada wartawan saat mendampingi Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati di acara peresmian gedung di Dispendukcatpil Sragen membenarkan tambahan empat kasus baru hari ini.

Baca Juga :  Kasus Terkonfirmasi Positif COVID-19 di Sukoharjo Kini Melampaui Angka 600, Pasien Meninggal Bertambah Satu Orang

“Iya betul, ada 4 (tambahan),” paparnya.

Ia menjelaskan empat tambahan baru itu terdiri dari satu nakes dari bangsal Rosella RSUD. Kemudian tiga lainnya adalah ibu dan anak dari Gemolong dan satu dari pasien asal Tanon yang meninggal di RSUD Moewardi Solo.

“Yang dua keluarganya S pasien meninggal asal Gemolong. Itu istri dan anaknya,” terangnya.

Dengan tambahan empat kasus itu, maka total kasus positif hingga Selasa (18/8/2020) mencapai 152 kasus.

Dari jumlah itu ada 93 orang sembuh, 49 dirawat yakni 40 asimtomatik dan 9 simtomatik serta 10 orang meninggal.

Sementara, dengan tambahan satu positif meninggal, hingga kini total ada 43 yang meninggal terkait covid-19. Rinciannya, 10 pasien positif, satu pasien positif dan sembuh asal Sribit Sidoharjo, 30 suspek, satu ODP dan satu PP.

Baca Juga :  Parah, Sepasang ABG Tertangkap Mesum dan Bercumbu Sengak Sengok di Alun-alun Sragen. Dilakukan di Siang Bolong, Netizen Geregetan Sebut Urat Malu Sudah Putus

Dari 30 PDP atau suspek meninggal itu masing-masing dua dari Sragen Kota, dua dari Sidoharjo, satu dari Celep Kedawung, tiga dari Mondokan, dua warga dari Sambirejo, tiga dari Sambungmacan, dua dari Sumberlawang, dan satu dari Plupuh.

Kemudian empat lagi suspek atau PDP asal Kecamatan Kedawung, dua dari Tanon, dua dari Karangmalang, tiga dari Gemolong dan satu dari Gondang.

Lantas ada satu balita PP meninggal dari Desa Kedawung Kecamatan Kedawung dan satu ODP asal Jati Sumberlawang. Wardoyo