JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Terus Mengganas, Kasus Covid-19 Sragen Tambah 5 Orang, 2 Orang Meninggal Dunia. Total Sudah 93 Kasus Positif, 160 Suspek dan 556 Harus Isolasi Mandiri

Ilustrasi positif covid-19. Foto/Pixabay
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Ilustrasi positif covid-19. Foto/Pixabay

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus corona virus atau covid-19 terus menunjukkan penambahan kasus positif hari ini, Sabtu (1/8/2020).

Sebanyak lima warga di Sragen kembali dinyatakan positif terkonfirmasi covid-19. Bahkan dua pasien positif itu dilaporkan meninggal dunia.

Data yang dihimpun dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sragen Sabtu (1/8/2020) petang, lima tambahan kasus positif itu berasal dari lima kecamatan.

Dua pasien positif baru itu masing-masing dari Kalijambe, Sukodono, Gemolong, Tanon dan Masaran.

Mereka di antaranya Ny W (65) asal Jetis Karangpung Kalijambe, P (47) dari Sukodono, S (57) dari Gemolong, AS (32) asal Masaran dan UZ (32) dari Tanon.

“Hari ini ada penambahan 5 kasus positif. Persebarannya ada di lima kecamatan Masaran, Gemolong, Tanon, Kalijambe dan Sukodono,” papar Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sragen, Tatag Prabawanto, Sabtu (1/7/2020).

Baca Juga :  Innalillahi, Setrum Jebakan Tikus Kembali Makan Korban di Sragen. Petani Asal Duyungan Sidoharjo Ditemukan Tewas di Pematang, Jadi Korban Tewas Ke-8

Tatag yang juga Sekda Sragen itu berharap warga tak panik dan tetap waspada serta tetap melakukan pola hidup bersih sehat (PHBS), rajin cuci tangan, menggunakan masker dan menerapkan Physical Distancing.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen, Hargiyanto menguraikan lim pasien itu diketahui positif setelah hasil swab keluar dan menunjukkan tanda positif.

Dua dari lima pasien positif itu sudah meninggal dunia. Satu pasien dari Kalijambe meninggal Jumat (31/7/2020) dengan status PDP dan setelah diswab hasilnya positif.

Sedangkan satu pasien asal Sukodono meninggal hari ini dengan hasil swab juga positif covid-19. Satu pasien asal Gemolong dirawat di PKU Muhammadiyah Solo sedang dua pasien asal Masaran dan Tanon dirawat isolasi mandiri di Technopark Sragen.

Baca Juga :  Tertular dari Nenek Meninggal Positif, Bocah 10 Tahun di Tanon Sragen Dinyatakan Positif Terpapar Covid-19. Sempat Menolak, Malam Ini Langsung Dijemput Didampingi Sang Ibu

Terkait temuan dua positif tersebut, tim DKK akan segera melakukan tracking riwayat kontak yang pernah berinteraksi dengan mereka.

Sementara, dengan tambahan dua kasus positif itu, hingga hari ini total ada 88 kasus positif, dengan rincian 22 dirawat, 66 sembuh dan 5 meninggal dunia.

Kemudian untuk suspek covid-19 tercatat mencapai 160 orang. Rinciannya 25 dirawat, 119 sembuh dan 25 meninggal dunia.

Lantas hari ini sebanyak 556 warga dilaporkan diisolasi mandiri dari hasil tracking dan 238 orang terlacak memiliki kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif. Wardoyo