JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Turnamen Bulutangkis Sidoharjo Cup 2020 Resmi Dibuka. Sembilan Klub Bakal Bersaing Raih Juara, Sekda Sragen Berpesan Tetap Jaga Protokol Kesehatan

Sekda Sragen, Tatag Prabawanto saat memberikan sambutan dalam pembukaan Turnamen Bulutangkis Sidoharjo Cup 2020 di GOR JK Bil Chusna Bentak, Sidoharjo, Senin (31/8/2020) malam. Foto/Wardoyo
Sekda Sragen, Tatag Prabawanto saat memberikan sambutan dalam pembukaan Turnamen Bulutangkis Sidoharjo Cup 2020 di GOR JK Bil Chusna Bentak, Sidoharjo, Senin (31/8/2020) malam. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sebanyak 120 pebulutangkis dari 9 klub bakal beradu dalam Turnamen Bulutangkis Sidoharjo Cup 2020 yang digelar di GOR JK Bil Chusna Desa Bentak, Kecamatan Sidoharjo, Sragen.

Mereka akan bersaing menjadi yang terbaik dalam turnamen yang dilangsungkan resmi mulai Senin (31/8/2020) malam ini hingga Selasa (8/9/2020) mendatang.

Turnamen yang digelar rutin tiap tahun itu dibuka secara resmi oleh Sekda Sragen Tatag Prabawanto, didampingi Anggota DPRD Sragen dari Fraksi PKB Fathurrohman, Camat Sidoharjo Susilohono dan Kades Bentak Sri Lestari malam ini.

Ketua Panitia Turnamen, Supono mengungkapkan turnamen Sidoharjo Cup 2020 diikuti 9 klub yang biasa berlatih di GOR JK Bil Chusna. Masing-masing PB Gebung, PB Pengan, PB Karang Nongko, PB Jetak Pringanom, PB PKU Muhammadiyah, PB Kecik United, PB Winong, dan PB Min 9 Patihan.

Turnamen digelar khusus ganda putra dengan sistem gugur dan permainan dibagi dalam dua kategori yakni kelompok AB dan kelompok C atau pemula.

“Turnamen ini digelar untuk memeriahkan HUT RI ke-75 tahun 2020. Lebih dari itu, turnamen ini juga sebagai ajang silaturahmi antar klub yang memang berasal dari beberapa desa,” paparnya.

Baca Juga :  Vonis Korupsi Rp 2 Miliar RSUD Sragen, Eks Dirut RSUD Sragen, PPK dan Pengusaha Rahadian Wahyu Dijatuhi Hukuman 6 Tahun Penjara. Lebih Berat 4 Kali Lipat dari Tuntutan Jaksa
Sekda secara simbolis membuka turnamen dengan memukul shuttlechock. Foto/Wardoyo

Supono menjelaskan mengingat masih masa pandemi, panitia tetap mengedepankan protokol kesehatan selama turnamen berlangsung. Yakni dengan mewajibkan semua peserta dan penonton cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak.

Lantas sebelum masuk ke gedung, semua terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan suhu dengan thermo gun. Semua itu dilakukan demi keamanan dan kelancaran pelaksanaan turnamen sekaligus mengantisipasi penyebaran covid-19.

Kades Bentak, Sri Lestari mendukung penuh pelaksanaan turnamen tersebut. Menurutnya gelaran turnamen itu diharapkan bisa menjadi ajang menjaga silaturahmi dan semangat kebersamaan di antara pemain yang berasal dari beberapa desa.

“Turnamen ini sangat bagus, mudah-mudahan bisa mengembangkan olahraga utamanya badminton di wilayah Bentak pada khususnya dan Sragen pada umumnya. Pesan kami tetap jaga protokol kesehatan,” terangnya.

Kades Bentak, Sri Lestari saat memberikan sambutan. Foto/Wardoyo

Anggota DPRD dari Fraksi PKB, Fathurrohman mengapresiasi gelaran turnamen bulutangkis tersebut. Ia memandang di masa pandemi ini, olahraga sangat bagus untuk meningkatkan imun.

Baca Juga :  Melonjak Tambah 10 Warga Positif Hari Ini, Jumlah Kasus Covid-19 Sragen Jadi 466 Kasus. Jumlah Warga Meninggal Terus Bertambah Jadi 62 Orang

Melalui turnamen diharapkan makin mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga, utamanya bulutangkis di wilayah Sidoharjo, Masaran dan sekitarnya.

“Sehingga bulutangkis bisa makin berkembang di wilayah masing-masing. Muaranya tentu sangat bagus untuk perkembangan prestasi bulutangkis di Kabupaten Sragen,” tandasnya.

Sementara, Sekda Sragen, Tatag Prabawanto menyambut positif para panitia dan pemain yang masih semangat berolahraga di masa pandemi.

Namun, ia menekankan pentingnya menjaga protokol kesehatan mengingat dari hari ke hari kasus covid-19 di Sragen maupun nasional belum beranjak mereda.

“Mari kita junjung tinggi sportivitas dalam berolahraga. Tapi jangan lupa di masa new normal ini tetap kedepankan jaga jarak, protokol kesehatan, di mana kita berada. Kami berharap dengan olahraga bulutangkis atau lainnya,imunitas bisa meningkat,” terangnya.

Para pemain bertanding di Turnamen Sidoharjo Cup 2020. Foto/Wardoyo

Sekda berharap adanya turnamen bisa menjadi salah satu pemacu kemajuan olahraga dengan tetap menjaga komitmen untuk menaati proktokol kesehatan. Wardoyo