JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Waspada Ledakan Covid-19 Lagi, Pemkab Sragen Siapkan 30 Bed Untuk Perawatan di Kampus Yappenas. Tempat Karantina di Technopark Ditambah Jadi 50 Bed

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat meninjau ruangan di rumah sakit darurat covid-19. Foto/Wardoyo
Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat meninjau ruangan di rumah sakit darurat covid-19. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Ledakan kasus covid-19 hari Senin (17/8/2020) dengan 29 kasus positif, membuat Pemkab Sragen langsung meningkatkan kewaspadaan.

Pemkab kini mulai menyiapkan alternatif untuk menambah bed atau tempat tidur guna menampung pasien karantina mandiri.

Hal itu disampaikan Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati seusai memimpin rapat membahas penanganan covid-19 di ruang Sukowati, Selasa (18/8/2020).

“Hari ini kita menyiapkan ruangan isolasi apabila terjadi lonjakan lagi. Di Technopark kita estimastikan bisa sampai 50 tempat tidur,” paparnya.

Baca Juga :  Update COVID-19 Sukoharjo, Pasien Meninggal Kini Mencapai 24 Orang, Jumlah Kasus Terkonfirmasi Positif COVID-19 Meroket Lagi di Angka 566

Kemudian, di bekas gedung Kampus Yapennas, juga sudah disiapkan untuk lokasi karantina mandiri pasien covid-19. Bupati Yuni menyampaikan di Yappenas bisa disiapkan 30 tempat tidur.

“Kalau kemarin kan baru siap tempat saja, belum siap isi. Nah ini kita siapkan tempat tidur dan sebagainya. Pinjam dari rumah sakit, rumah sakit pinjam bukan memberi dan fasilitasnya,” tuturnya.

Lebih lanjut, Yuni menyampaikan dari tambahan 29 kasus di hari Senin dan 4 kasus di hari Selasa, semuanya terdeteksi merupakan pasien hasil tracking yang kontak erat dengan pasien sebelumnya.

Baca Juga :  Buntut Aksi Boikot Media Saat Penetapan Paslon Pilkada Sragen, Mantan Komisioner Rame-Rame Soroti Kinerja KPU. Roso Khawatir Kepercayaan Publik Memburuk, Budi Sebut Bikin Malu Sragen!

Artinya, ia melihat bahwa penambahan kasus positif dalam jumlah banyak itu mayoritas adalah tertular dari transmisi lokal.

“Belum ada pasien baru yang dari luar daerah. Mayoritas karena hasil tracking dari kasus yang sudah ada,” tukasnya.

Atas kondisi ini, orang nomor satu di jajaran Pemkab Sragen itu kembali menyerukan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menaati protokol kesehatan.

Yakni menjaga jarak, menghindari kerumunan, memakai masker dan cuci tangan. Wardoyo