JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Bersama Bajo, Gibran-Teguh Deklarasikan Kampanye Damai

Pasangan peserta Pilwakot Solo 2020, Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa dan Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo) mendeklarasikan kesepakatan kampanye damai, Sabtu (26/9/2020), di Hotel The Sunan. Foto: JSNewas/Prihatsari

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Pasangan peserta Pilwakot Solo 2020, Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa dan Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo) mendeklarasikan kesepakatan kampanye damai, Sabtu (26/9/2020), di Hotel The Sunan.

Penandatanganan pakta integritas dan deklarasi kampanye damai tersebut disaksikan KPU Solo, Bawaslu Solo, jajaran Forkominda Solo, serta Satgas Covid-19 Solo.

Ketua KPU Solo, Nurul Sutarti menyampaikan, melalui kegiatan tersebut, diharapkan masa kampanye yang dimulai tanggal 26 September 2020 hingga tanggal 5 Desember 2020 tersebut akan berlangsung damai.

“Yang harus diketahui juga bahwa semua sudah masa menggunakan daring, maka kami sebagai penyelenggara Pilkada mengajak untuk bermedsos tanpa Hoaks dan kampanye hitam. Kita jadikan Solo selama 71 hari ke depan damai dan aman,” urainya.

Baca Juga :  Tingkatkan Layanan, Mandiri Syariah Buka Layanan di RS JIH Solo

Dalam kesempatan tersebut, Nurul juga menegaskan terkait peniadaan seluruh kegiatan kampanye yang menghadirkan orang dan semua diperbolehkan namun dengan peserta terbatas. Maka sesuai dengan PKPU nomor 13 tahun 2020, seluruh kegiatan tersebut ditiadakan.

“Hanya diperbolehkan kegiatan kampanye daring dan melalui internet. Kalau memang menghadirkan orang dalam kegiatan, tidak boleh lebih dari 50 orang dan wajib menerapkan protokol kesehatan dengan jaga jarak satu meter,” ujarnya.

Baca Juga :  Blusukan Online di 'Kampung Halaman', Gibran Rakabuming Langsung Disodori Keluhan Jalan Rusak

Sementara itu, Gibran akan memperbanyak kampanye virtual untuk menyampaikan visi misinya bersama pasangannya. Meski demikian, dirinya mengaku tidak akan meninggalkan kegiatan blusukan.

“Tetap akan ada blusukan, namun kita perbanyak blusukan online. Kita menghindari kerumunan massa,” tukasnya.

Sebaliknya, Bagyo Wahyono menegaskan tetap akan melakukan kampanye door to door.

“Tetap door to door, dengan protokol kesehatan. Karena cara itu kami nilai efektif untuk dekat dengan masyarakat,” ungkapnya. Prihatsari