JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Buntut Klaster Manahan, 70 Orang Jalani Tes Swab, Kini Warga Positif Corona di Solo 421 Orang

Ilustrasi penyebaran virus corona atau covid-19. Pixabay

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Klaster baru covid-19 di Kota Solo, yaitu klaster Manahan masih menjadi perhatian tersendiri bagi tim Gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kota Solo. Setelah sembilan kasus positif baru per Selasa (2/9/2020) pagi, tim Gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Solo langsung bertindak cepat dengan melakukan tes usap (swab) pada 70 orang hasil tracing klaster tersebut.

Ketua Pelaksana Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solo, Ahyani mengatakan, tes usap dilakukan pada 70 orang, Selasa (1/9/2020) sore. Dan sampai saat ini hasil tes usap tersebut belum keluar.

Baca Juga :  Sepekan Petugas Gabungan Jaring 283 Pelanggar Protokol Kesehatan di Solo, Tidak Ada yang Melanggar Lebih Sekali

“Hasilnya belum terkonfirmasi sampai saat ini. Jadi belum bisa dipastikan klaster ini nambah atau tidak per hari ini,” ujarnya, Rabu (2/9/2020).

Sampai saat ini, menurut Ahyani, pasien positif covid-19 dari klaster Manahan dalam kondisi baik. Untuk itu mereka menjalankan isolasi mandiri.

“Mayoritas OTG (orang tanpa gejala). Ada yang menjalani isolasi mandiri. Untuk kawasan (penyebaran) juga sementara ini diisolasi dulu,” imbuhnya.

Sementara itu, data per Rabu (2/9/2020), terdapat penambahan jumlah pasien positif covid-19 baru di Kota Solo. Penambahan sebanyak 13 kasus baru, maka jumlah akumulatif positif covid-19 di Kota Solo menjadi 421 orang. Dari jumlah tersebut, yang sudah sembuh sebanyak 328 orang.

Baca Juga :  Cegah Klaster Pilkada, DKPP Dorong KPU Berikan Sanksi Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan

Selanjutnya, yang menjalani isolasi mandiri sebanyak 43 orang, menjalani perawatan di rumah sakit sebanyak 31 orang, dan meninggal dunia sebanyak 19 orang.

“Penambahan hari ini mayoritas dari hasil tracing kasus-kasus sebelumnya,” tukas Ahyani. Prihatsari