JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

DPRD Kudus Pacu Realisasi Pembangunan Sekolah Unggulan di Masing-masing Kecamatan

Ketua DPRD Kabupaten Kudus, Masan saat memberikan keterangan kepada para awak media. Istimewa
madu borneo
madu borneo
madu borneo

KUDUS, JOGLOSEMARNEWS.COM — Kebijakan membangun sekolah unggulan menjadi program prioritas di Kabupaten Kudus. Saat ini, DPRD Kabupaten Kudus tengah gencar membentuk sekolah-sekolah unggulan di setiap kecamatan. Tujuan membentuk sekolah unggulan dengan tujuan meningkatkan kualitas Pendidikan Indonesia dan mutu lulusannya.

Ketua DPRD Kabupaten Kudus, Masan menegaskan, saat ini pihaknya fokus untuk mengusulkan setiap kecamatan memiliki sekolah dasar (SD) unggulan mulai 2021. Rencana tersebut akan diawali dari dua kecamatan yakni Kecamatan Undaan dan Bae, Kabupaten Kudus.

“Sangat diperlukan, sekolah unggulan itu untuk bersaing dengan pesatnya kemajuan sekolah swasta saat ini. Sekolah swasta lebih cepat berkembang pesat karena bisa menerima iuran dari wali murid.Sedangkan sekolah negeri tidak bisa lagi menerima iuran dari wali murid sehingga seluruh keperluannya menjadi kewajiban pemerintah,” kata Masan kepada para awak media, kemarin.

Baca Juga :  UMKM di Kudus mulai bergeliat kembali di Tengah Pandemi Covid-19

Dijelaskan oleh Masan lebih detail, program pembangunan SD Negeri Unggulan di setiap kecamatan yang ada di Kudus segera direalisasiakan.

“Di setiap Kecamatan harus ada SD Negeri Unggulan. Dan ini akan menjadi pilot project bagi pengembangan SD Negeri lainnya,” ujar Masan.

Masan juga menyebutkan, saat ini perbedaan kualitas antara sekolah negeri dan swasta semakin tinggi terutama sekolah tingkat SD. Kenyataan yang ada, banyak SD Negeri yang kekurangan murid karena gagal bersaing dengan SD Swasta.

Selain pola pembelajarannya kurang maksimal, banyak SD Negeri yang kondisi bangunannya mulai rusak dan tidak representatif. Akibatnya, banyak siswa yang lebih memilih sekolah di SD swasta. Hal ini, kata Masan wajar mengingat SD Negeri tidak bisa menarik iuran seenaknya seperti di SD swasta. Alhasil, konsekuensi adanya sekolah gratis bagi sekolah negeri maka pemerintah harus menyiapkan anggaran untuk menunjang kegiatan pembelajarannya.

Baca Juga :  Peringatan Pertempuran Lima Hari di Semarang, Kisah dan Wejangan Pejuang Wanita yang Disampaikan ke Gubernur Ganjar

“Jadi, pemerintah harus turun tangan dan salah satu solusinya adalah dengan membangun SD Negeri Unggulan sebanyak-banyaknya,” ujarnya.

Saat ini, kata Masan, SD Negeri unggulan yang sudah ada baru ada satu yakni SD Negeri 1 Barongan yang ada di wilayah Kecamatan Kota. Menurut Masan, secara bertahap pihaknya akan mengalokasikan anggaran untuk pembangunan SD unggulan lainnya di semua Kecamatan.

“Mungkin tahun depan di wilayah Kecamatan Undaan,” tandasnya.

Sebab, kata Masan, SD Unggulan nanti harus memiliki sarpras yang memadai seperti gedung yang megah dan nyaman. Untuk satu SD saja, diperkirakan membutuhkan dana antara Rp 5-6 miliar. Satria Utama