JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Driver Ojek Online Berharap Boleh Angkut Penumpang di Tengah PSBB Total

Sejumlah pengemudi Gojek mulai menggunakan sekat pelindung untuk mencegah penularan virus corona setelah ojek online diizinkan mengangkut penumpang. Alat perlindungan diri tambahan tersebut dibagikan secara gratis oleh Gojek kepada mitranya mulai Rabu (10/6/2020) / tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) 
Total di Jakarta yang akan berlaku mulai Senin (14/9/2020) pekan depan, membuat para driver ojek online galau dan cemas.

Pasalnya hingga saat ini belum ada informasi resmi apakah ojek online tetap diperbolehkan mengangkut penumpang selama PSBB Total apa tidak.

Diketahui, bila mengacu pada PSBB pertama di Maret 2020, ojek online tidak boleh mengangkut penumpang.

Hanya diperkenankan mengangkut orderan makanan atau barang.

Baca Juga :  Muhadjir Minta Gubernur Tak Cuma Tangani Covid-19, Tapi Ekonomi Bermasalah

“Sekarang belum tahu nih boleh angkut penumpang apa enggak. Soalnya belum ada info resmi juga dari pemerintah,” ujar Toni (34) pengemudi ojek online yang sedang menunggu orderan di kawasan Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat, Sabtu (12/9/2020).

Toni menuturkan, dari informasi yang beredar di grup komunitas ojek online, disebutkan kepastian soal aturan ojek online selama PSBB ketat baru akan diumumkan pada Senin lusa atau saat PSBB Total diberlakukan.

Baca Juga :  Insiden Penusukan Syekh Ali Jaber: Pelaku Sudah Ditahan, Polisi Belum Tahu Motif Penyerangan

“Katanya sih pas hari Senin baru dikasih tahu infonya, tapi ya enggak tahu juga,” ujar dia.

Hal senada disampaikan oleh Arifin (23).
Driver ojek online ini berharap ojek online tetap diperbolehkan mengangkut penumpang selama PSBB Total di ibu kota.

“Karena kan dampaknya parah juga buat kami kalau tidak boleh bawa penumpang,” tuturnya.

www.tribunnews.com