JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Gawat, Akun WA dan FB Bupati Karanganyar Dibajak. Isi Chatnya Mau Pinjam Uang Rp 5 Juta!

Tangkapan layar isi chat dari Akun WA Bupati Karanganyar setelah dibajak oknum tak bertanggungjawab. Foto/Beni

IMG 20200901 WA0052
Tangkapan layar isi chat dari Akun WA Bupati Karanganyar setelah dibajak oknum tak bertanggungjawab. Foto/Beni

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Nomor Hand Phone (HP) Bupati Karanganyar Juliyatmono dibajak oleh orang tidak dikenal. Tak pelak pembajakan nomor HP tersebut menjadi sorotan besar di Karanganyar karena milik orang nomor satu di Kota Intanpari.

Perihal teknis pembajakan itu oleh siapa dan bagaimana sampai sekarang terus dilacak oleh semua relasi Bupati Juliyatmono bersama seluruh dinas terkait.

Diduga pembajakan terjadi Selasa (01/09/2020) sekitar pukul 16.45 WIB.

Putra Bupati Karanganyar, Ilyas Akbar Almadani membenarkan adanya pembajakan tersebut. Pihak keluarga sempat kebingungan karena tidak bisa berhubungan dengan bapaknya.

Baca Juga :  Tragedi Pilu! Sepasang Pemulung yang Tidurnya Diapit Dua Bak Sampah Pasar Palur. Mendadak Suaminya Meninggal, Istrinya yang Buta Tuli Meratapi dan Tak Mau Pergi dari Pasar

“Benar terjadi pembajakan nomor HP Bapak kini sedang dalam pencarian,” ujarnya Selasa (1/9/2020).

Diketahui setelah dibajak, akun Facebook (FB) juga dibajak dan bahkan akun WA juga dibajak.

Bahkan yang lebih ngeri lagi dalam WA yang dibajak itu terdapat pesan bahwa Bupati Juliyatmono hendak pinjam utang Rp 5 juta kepada temanya. Disebutkan bahwa Pak Bupati sedang berada di Lapangan Tuban Gondangrejo.

Baca Juga :  PPKM Diperpanjang, Bupati Karanganyar Bolehkan PKL Buka Sampai Pukul 20.00 WIB, Ketua DPRD Usul Sampai Pukul 21.00 WIB

“Ini sudah sangat keterlaluan si pembajak via WA menulis seperti itu,” terangnya.

Adapun di pembajakan FB diketahui sudah terjadi 290 orang yang meng-like dan 38 komentar serta 5 kali dibagikan.

Kadinas Kominfo Pemkab Karanganyar, Sujarno membenarkan pembajakan nomor HP tersebut dan sedang dilakukan pelacakan.

“Benar mas tunggu ini sedang dikejar dilacak pelakunya siapa,” tukasnya. Beni Indra