JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Gerakan 14 Hari Serempak Memakai Masker Berkumandang di Pati

Bupati Haryanto secara resmi melantik pengurus Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Pati periode 2020-2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pendopo Pemerintah Kabupaten Pati, Kamis (17/9/2020). Istimewa
madu borneo
madu borneo
madu borneo

PATI, JOGLOSEMARNEWS.COM — Gerakan penegakkan disiplin protokol kesehatan di Kabupaten Pati terus dikumandangkan. Pemerintah Kabupaten Pati telah mencanangkan gerakan memakai masker secara serempak di semua desa di Pati selama empat belas hari.

Kebijakan ini menjadi upaya bersama untuk memutus mata rantai penularan penyakit virus corona atau covid-19.

Gerakan wajib memakai masker secara serempak dipusatkan di Balai Desa Semampir, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, yang dihadiri Bupati Pati Haryanto, Ketua DPRD Pati Ali Badrudin, Sekda Suharyono, Forkopimda, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM serta camat.

“Kita harus bersama-sama membangun budaya baru dalam memutus rantai penyebaran virus corona. Gerakan memakai masker ini harapannya menjadi budaya baru di masyarakat,” terang Haryanto.

“Para aparatur sipil Negara juga kami minta dukungannya, mengingat sudah dibantu 10.000 masker dari Bank Jateng Pati,” sambung Haryanto.

Haryanto juga menyebut lahirnya Perbup nomor 66/2020 Tentang Perubahan Atas Perbub nomor 49/2020 Tentang Pedoman Menunju Tatanan Normal Baru Pada Masa Pandemi COVID-19 di Kabupaten Pati, kata Haryanto, bertujuan untuk memaksimalkan warga agar seluruhnya menggunakan masker selama 14 hari dan selanjutnya menjadi budaya baru di tengah masa pandemi.

Baca Juga :  Ribuan E-KTP di Blora Segera Didistribusikan Hingga ke Desa

“Saya juga berharap masyarakat bisa saling mengingatkan tentang bahaya covid-19 di lingkungannya sekaligus memberikan pemahaman bagaimana cara pencegahannya,” terang dia.
“Bagi orang-orang yang paham dan tahu terhadap penyebaran COVID-19 seharusnya ikut memberikan pemahaman. Jangan sampai malah membuat kelompok-kelompok yang akhirnya akan menimbulkan klaster baru,” sambung dia.

Pengurus PPDI Resmi Dilantik

Sementara itu, pada Kamis (17/9/2020), Bupati Haryanto secara resmi melantik pengurus Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Pati periode 2020-2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pendopo Pemerintah Kabupaten Pati.

Pelantikan ini dihadiri perwakilan pengurus, serta Bupati Haryanto dan Wakil Bupati Saiful Arifin, juga Forkompimda Pati. Acara pelantikan dilaksanakan dengan protokol kesehatan. Seluruh peserta pengukuhan wajib menggunakan masker dan membatasi undangan yang hadir.

Pelantikan dilakukan secara virtual oleh Ketua Umum PPDI Pusat Mujito beserta sekjen. Dalam surat Keputusan Pengurusan Provinsi Pesatuan perangkat Desa Indonesia (PPDI) Provinsi Jawa Tengah nomor: 004/PPDI.Prov/VII/2020 tentang Pengangkatan dan Pengesahan Pengurus Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Pati masa bhakti 2020-2025 mengangkat dan mengesahkan Ketua terpilih Susiswo, Sekretaris Suprayogo Wawang, dan bendahara Noor Achsan.

Baca Juga :  Masyarakat Kudus Deklarasikan Aksi Cinta Damai, Tolak Anarkisme

Bupati Haryanto berkesempatan mengucapkan selamat kepada pengurus PPDI yang baru. Ia mengatakan organisasi PPDI merupakan wadah bagi perangkat desa untuk menyalurkan aspirasi mereka.
“Organisasi PPDI agar bersatu padu dengan Kades, Camat, Pemerintah Daerah dalam rangka untuk memberikan kemudahan pelayanan masyarakat. Jadi, kita jangan menuntut haknya saja tetapi kewajibannya juga harus dipenuhi,” ujar Bupati.

Sementara itu, Ketua PPDI Kabupaten Pati Susiswo mengharapkan bimbingan dan motivasi dari Ketua pengurus PPDI pusat juga dari Bupati Pati. Ia mengajak seluruh perangkat desa di Kabupaten Pati untuk sinegritas, dengan harapan dapat membangun kinerja pemerintahan yang produktif, edukatif, serta kondusif.

Susiswo juga mengungkapkan rasa terima kasihnya juga kerjasama antar para pengurus dan anggota PPDI Kabupaten Pati. “Sehingga dapat mewujudkan satu persaudaraan yaitu guyub rukun antar insan PPDI itu sendiri terutama di wilayah Kabupaten Pati. Sehingga dapat mewujudkan sebuah organisasi yang berdayaguna dan berhasil guna membangun wilayah tanah air tercinta ini,” pungkasnya. Ahmad|Satria Utama