JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Gubernur Terjunkan Tim, RSUD Sragen Umumkan Mulai Besok Pelayanan Semua Poli Dibuka Kembali. Hasil Swab 92 Pegawai Negatif, Dirut Minta Masyarakat Tak Takut!

Didik Haryanto. Foto/Wardoyo
Didik Haryanto. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM -Manajemen RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen mengumumkan mulai besok, Kamis (10/9/2020) layanan di 14 poli sudah mulai dibuka kembali.

Hal itu menyusul kabar baik keluarnya hasil swab 92 pegawai dan tenaga kesehatan (nakes) tersisa yang dinyatakan negatif terpapar covid-19.

Hasil swab kloter terakhir 92 pegawai itu keluar hari ini tadi, Rabu (9/9/2020). Dirut RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen, Didik Haryanto mengatakan dari 92 pegawai yang hasil swabnya keluar terakhir, semuanya sudah tidak ada yang positif.

“Sehingga manajemen memutuskan mulai besok layanan semua poli kita buka kembali,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Rabu (9/9/2020).

Layanan di 14 poli sempat ditutup sejak Senin (7/9/2020) menyusul 77 pegawai dan Nakes positif covid-19 serta masih ada pegawai yang hasil swabnya belum keluar.

Didik juga menyampaikan hari ini tadi, ada tim rescuer dari Pemprov Jateng yang diterjunkan Gubernur ke RSUD. Tim itu meminta data-data terkait kondisi di RSUD Sragen.

Baca Juga :  Jualan Sepi Dampak Pandemi Covid-19, Tukang Pentol Goreng Asal Tangen Nekat Bunuh Diri Terjun dari Jembatan Sapen. Padahal Anak Keduanya Masih Bayi

“Iya tadi ada tim yang dikirim Gubernur Jateng yang datang dan minta data ke RSUD,” tukasnya.

Dengan dibukanya kembali pelayanan, pihaknya meminta masyarakat bisa kembali mendapatkan pelayanan seperti semula.

Ia juga berharap masyarakat tak perlu risau dan khawatir karena pelayanan akan normal seperti sebelumnya.

“Tidak perlu resah dan takut. Karena kita jamin pelayanan kembali normal. Untuk tenaga medis dan nakes, total ada 771 dan yang kena itu hanya 77 dan 25 sudah sembuh. Jadi yang pelayanan masih cukup banyak” tandasnya.

Sebelumnya, Wakil Direktur Bidang Pelayanan dan Mutu RSUD Sragen, Joko Haryono, Senin (7/9/2020) mengatakan manajemen memutuskan pelayanan di semua poli ditutup sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Penutupan poli dilakukan untuk memudahkan melakukan general cleaning atau sterilisasi dengan penyemprotan. Penyemprotan dilakukan tadi pagi terhadap semua poli termasuk di bagian selasar.

“Hari ini tadi semua poli kita tutup untuk general cleaning. Selasarnya kita semprot total dari pagi. Selain itu poli kita tutup sambil menunggu hasil swab yang belum keluar,” paparnya.

Baca Juga :  Duh, Satu Peserta Ujian SKB CPNS Sragen Dinyatakan Positif Terpapar Covid-19. Keluarga Ajukan Penundaan, Begini Respon BKN!

Menurut Joko, dari total 771 pegawai di RSUD, sudah dilakukan swab keseluruhan secara bertahap. Hingga hari ini, sudah 567 pegawai yang keluar hasil swabya dengan 77 orang di antaranya positif covid-19.

Sedangkan sisanya, masih menungu hasil swab keluar dari RSUD Moewardi Solo dan RS UNS Solo. Joko menjelaskan penutupan poli dilakukan sampai semua swab pegawai tersisa itu keluar.

“Harapan kami secepatnya dalam satu dua hari bisa keluar hasilnya sehingga poli bisa dibuka kembali,” terangnya.

Selain ruangan poli, satu ruangan Anggrek juga ditutup karena ada satu perawat di ruangan itu yang juga kedapatan positif covid-19.

Sedangkan bangsal Rosella yang beberapa waktu lalu ditutup karena banyak nakes yang positif, dipastikan sudah dibuka lagi. Wardoyo