JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Hadirkan Paslon Gibran-Teguh dan Bagyo- Suparjo, Tokoh Lintas Agama di Solo Deklarasikan Pilkada Damai dan Sehat. Bawaslu Ingatkan Paslon dan Tim Sukses Kedepankan Protokol Kesehatan!

Deklarasi Pilkada Damai di Solo. Foto/Prabowo
madu borneo
madu borneo
madu borneo

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Komitmen mendukung pelaksanaan Pilkada 2020 Kota Solo yang berjalan damai didengungkan para tokoh agama dan aliran kepercayaan.

Enam pimpinan agama dan aliran kepercayaan menandatangani pernyataaan sekaligus menyampaikan deklarasi dengan disaksikan perwakilan dari KPU dan Bawaslu Kota Surakarta.

Acara yang diprakarsai Yayasan perdamaian dan lintas agama dan Golongan( YPLAG) mengambil tempat di Solo Bistro Restoran, Jalan Slamet Riyadi, Rabu (16/9/2020) ini menghadirkan perwakilan tim pemenangan cawali-cawawali Gibran Rakabuming-Teguh Prakosa dan Bagyo Wahyono – FX Suparjo.

Ketua YPLAG Hilmi Ahmad Sakdillah yang turut hadir dalam acara itu sekaligus membacakan deklarasi mengatakan, pelaksanaan Pilwakot Solo mendatang bersamaan dengan musibah non-bencana pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Webinar "Santri Sehat Indonesia Kuat, Jogo Santri di Masa Pandemi Covid-19": Paparan Virus Corona di Pesantren Seperti Fenomena Gunung Es

Pilwakot kali ini harus didukung dan tercipta suasana nyaman dan damai.

“Oleh karenanya YPLAG mendukung pelaksanaan pilkada damai,” katanya.

Perwakilan dari Hindhu Dharma Indonesia-Surakarta, Ida bagus menambahkan, pilkada damai menjadi cita-cita setiap umat di Kota Solo. Perkara siapa pemenangnya, siapapun  harus didukung.

“Kami umat Hindhu mendoakan pilkada Solo mendatang berjalan aman, damai, lancar,” ujarnya.

Ketua KPU Kota Surakarta Nurul Sutarti yang hadir dalam acara tersebut menyatakan, Pilwakot Kota Solo kali ini berbeda. Selain pesertanya ada wajah baru, musibah pandemi Covid-19 turut menyertainya.

Baca Juga :  Bertambah 8 Kasus Baru, Satu Diantaranya Disumbang Klaster Gandekan, Total Positif Covid-19 di Solo Jadi 965

“Makanya taglinenya beda, Pilwakot Damai dan Sehat,” kata Nurul.

Nurul menambahkan, selama tahapan pilwakot, penyelenggara pemilu selalu mengedepankan protokol kesehatan.

Adapun Ketua Bawaslu Kota Surakarta Budi Wahyono menambahkan, roh dari Pilwakot Kota Solo dan pilkada serentak yang digelar tahun ini adalah pemilu yang sehat. Jangan sampai setiap tahapan pilwakot malah menimbulkan masalah baru yakni munculnya klaster baru Covid-19.

“Kami mengimbau kepada paslon, tim pemenangan, dan penyelenggara pemilu mengedepankan protokol kesehatan. Sehingga pelaksanaan pesta demokrasi di Kota Solo berlangsung, aman, damai dam tentunya sehat,” pungkasya. Prabowo