JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Kendati Minim Personil, Damkar Wonogiri Tak Surut Semangat dengan Mengoptimalkan Potensi Hingga Jalin Kerjasama dengan Damkar Luar Provinsi


 

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Dengan wilayah kerja terluas kedua di Jateng, unit Pemadam Kebakaran (Damkar) Wonogiri hingga kini masih memiliki keterbatasan personil.

Namun demikian fakta itu tidak menyurutkan semangat. Damkar berprinsip mengoptimalkan semua potensi yang ada untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kepala Satpol PP Wonogiri Waluyo didampingi Kabid Damkar Joko Santosa mengatakan total ada 57 personil damkar yang dimiliki. Dari jumlah itu 13 berstatus ASN. Kekuatan armada ada delapan unit.

“Memang dibandingkan luas wilayah Wonogiri, angka itu jelas tidak ideal. Tapi ini bukan kendala, melainkan semangat untuk terus mengabdi dan melayani,” ujat dia usai memberikan pelatihan penanganan kebakaran di kantor Kejaksaan Negeri Wonogiri, Selasa (8/9/2020).

Baca Juga :  Ini Cara Menyeberangkan Motor Melewati Waduk Gajah Mungkur Wonogiri Melalui Baturetno-Eromoko, Cukup 15 Menit Sambil Lihat Panorama Menawan WGM

Pelatihan DNA peningkatan ketrampilan personil terus diasah. Salah satu caranya dengan memberikan pelatihan kepada lembaga atau elemen masyarakat lainnya. Secara otomatis personil akan semakin cekatan dan terampil.

“Di samping itu kami bekerjasama dengan damkar dari daerah lain. Bahkan dari provinsi lain, sudah ada jalinan resminya. Jadi ketika ada kebakaran, damkar terdekat bisa memberikan backup,” beber dia.

Baca Juga :  33 Pedagang dan Pengunjung Pasar Wonokarto Wonogiri Jalani Rapid Tes Antigen, Tidak Diduga Hasilnya Seperti ini

Untuk diketahui Wonogiri berbatasan langsung dengan Kabupaten Magetan, Ponorogo, Pacitan Provinsi Jatim. Juga dengan Gunungkidul DIY.

“Untuk damkar Wonogiri sendiri sudah membuka pos di Kecamatan Baturetno,” terang dia.

Dalam upaya memaksimalkan fungsi damkar, pihaknya secara intensif menggelar pelatihan dengan elemen masyarakat. Misalnya pelatihan pemadaman kebakaran bagi karyawan kantor.

“Sehingga jika terjadi kasus kebakaran sebelum anggota kami tiba di lokasi, masyarakat sipil terlatih dengan sigap,” terang dia. Aria