JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Ngerinya Klaster Layatan di Plupuh Sragen yang Berubah Jadi Petaka Penyebaran Covid-19. Gegara Salaman, 15 Warga Langsung positif, Ternyata Berawal dari Menstruasi Tak Henti- Henti….

Mobil ambulans Pemkab saat menjemput warga-warga di Plupuh klaster layatan untuk swab di Technopark beberapa hari lalu. Foto/Wardoyo
Mobil ambulans Pemkab saat menjemput warga-warga di Plupuh klaster layatan untuk swab di Technopark beberapa hari lalu. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Munculnya klaster baru penyebaran covid-19 dari layatan orang meninggal di Desa Cangkol, Kecamatan Plupuh, Sragen, menguak fakta baru.

Ternyata, kasus layatan yang kemudian membuat 16 warga yang hadir positif terpapar covid-19 itu berawal dari  menstruasi tak berhenti.

“Awalnya dari keluarga Bu D (32) itu,  anaknya perempuan mens (menstruasi) nggak selesai- selesai. Lalu dibawa ke rumah sakit Assalam Gemolong diantara ibunya. Ternyata hasil rapid testnya anaknya itu keluar dan menunjukkan reaktif,” papar Kades Cangkol, Suwandi kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Minggu (6/9/2020).

Baca Juga :  Mengenal Nugroho Boncu, Tokoh Muda Inspiratif Asal Sragen Barat yang Getol Majukan Pertanian Lewat Sumur Dalam

Karena reaktif, putri Bu D kemudian dilakukan swab test ke Sragen. Menurut Kades, swab dilakukan oleh tim DKK Sragen.

Setelah itu, karena anaknya reaktif, dari pihak Puskesmas menyarankan agar ibunya atau Bu D, juga diswab.

Sehingga ibu anak itu dua-duanya dilakukan swab test. Hasilnya yang keluar tiga empat hari kemudian,  ternyata mengejutkan.

Si anak yang semula reaktif saat rapid, justru negatif dari covid-19. Namun Bu D atau ibunya, justru hasil swabnya ternyata positif.

Baca Juga :  Fenomena Padi Ngebrok, PLt Kadistan Sragen: Kejadian Heboh yang Nggak Heboh

Celakanya, selama jeda antara dilakukan swab dan menunggu hasil swab keluar, Bu D tidak disarankan untuk isolasi mandiri. Sehingga ia tetap beraktivitas seperti biasa, termasuk hadir di layatan kakaknya.

“Ternyata setelah keluar, hasil swab Bu D positif. Tapi dia sudah terlanjur ke mana-mana. Termasuk hadir di layatan kakaknya itu. Saat ditanya petugas kemarin, dia ngaku di layatan itu dia sudah salaman dengan banyak orang,” terang Kades.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com