JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Dishub Solo Gencar Sosialisasikan “Dalan Slamet”, Disiplin Berlalu Lintas Sejak Dini

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo meluncurkan program "Dalan Slamet". Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Dinas Perhubungan (Dishub) Solo gencar melakukan sosialisasi program “Dalan Slamet”. Program yang telah diluncurkan Wali Kota Solo pekan lalu tersebut bertujuan untuk memberikan pembelajaran dalam meningkatkan kesadaran masyarakat berlalu lintas.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Solo, Ari Wibowo mengatakan, “Dalam Slamet” memiliki konsep permainan yang pastinya akan disukai anak-anak. Dalam permainan ini, anak-anak didampingi orang tua atau guru untuk membaca, menulis, melihat, menggunting, menempel dan menata urutan sesuai urutan dalam modul serta melatih ketertiban, kesabaran dalam permainan.

“Dalan Slamet bertujuan untuk meningkatkan ketertiban dalam berlalu lintas sejak usia dini dan mewujudkan slogan “Tertib Berlalu Lintas Cermin Budaya Wong Solo,” ujarnya, Sabtu (5/9/2020).

Baca Juga :  Kota Solo Bakal Terapkan ETLE, Tilang Kendaraan Bermotor Dilakukan Secara Elektronik

Dalan Slamet merupakan modul pembelajaran lalu lintas bagi siwa Sekolah Dasar dengan permainan interkatif dan memanfaatkan teknologi informatika. Dalan Slamet ini terbagi dalam dua level permainan sesuai kemampuan anak. Level 1 untuk anak kelas 1 sampai 3 yang terdiri dari 9 permainan. Dan level 2 kelas 4 sampai 6 dengan 11 permainan.

Permainan ini menggunakan 2 langkah penyampaian Secara virtual melalui chanell you tube,instagram dan facebook DALAN SLAMET yang dapat dinikmati semua penghuna internet. Dan yang kedua melalui training of trainer pada guru SD.

Baca Juga :  Polisi Komitmen Ungkap Kasus Penyerangan Anggota PSHT, Kapolresta Solo Beri Pesan Ini

SD Cemara 2 dan SD Kestalan ditunjuk sebagai pilot project pelaksanaan permainan edukasi lalu lintas Dalan Slamet.

Sementara itu, Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo menambahkan, Dalam Slamet sangat bermanfaat dalam memperkenalkan disiloin berlalu lintas sejak dini pada masyarakat Kota Solo.

“Anak – anak sekaligus orang tua bisa memahami berlalu lintas yang baik dan selanjutnya diharapkan disilpin lalu lintas selalu ada di Kota Solo,” pungkasnya. Prihatsari