JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Persebaran Corona Meluas, Kembali 3 Gedung Pemprov DKI Jakarta Ditutup

Ilustrasi virus corona. Pixabay
madu borneo
madu borneo
madu borneo

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pandemi Covid-19 di DKI Jakarta kian meluas. Bahkan, Pemerintah setempat kembali menutup sementara tiga kantor pemerintahan akibat ditemukannya kasus penularan virus tersebut.

“Aktivitas di sejumlah gedung perkantoran milik Pemprov DKI Jakarta dihentikan sementara selama tiga hari, setelah ditemukan kasus positif Covid-19,” ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi DKI Jakarta, Chaidir dalam keterangan tertulisnya, Jumat (18/9/2020).

Chaidir mengatakan, tiga gedung itu adalah kantor Dinas Teknis Abdul Muis Sudin Pajak Jakarta Pusat, sebagian Kantor Walikota Jakarta Barat dan sebagian Kantor Dinas Teknis Jatibaru.

Baca Juga :  Kunjungan Kontroversial Prabowo ke AS, Disebut Bahas Jet Tempur dan Laut Cina Selatan

Selama ditutup, gedung itu akan disemprot disinfektan untuk disterilisasi.

Chaidir menambahkan, untuk memutus mata rantai penularan, pemerintah DKI Jakarta juga melakukan contact tracing dari ASN atau pegawai yang ditemukan positif Covid-19.

Namun dia tidak merinci jumlah pegawai atau ASN yang tertular Covid-19 di kantor yang ditutup itu.

Chaidir mengatakan selama ditutup ASN tetap bekerja dari rumah agar pelayanan publik masih tetap berjalan.

Ketentuan bekerja dari rumah juga sudah diatur dalam Surat Edaran Plt Sekda DKI nomor 65 tahun 2020.

Baca Juga :  Terkait Prostitusi Anak, Polres Pidie Buru Laki-laki Penggunanya

“Sementara dan diterapkan bekerja dari rumah bagi para pegawai, selama 3 hari,” ujarnya.

Sebelumnya, sejumlah kantor Pemerintahan DKI ditutup, mulai dari gedung Blok G Balai Kota, Dinas Kesehatan, tiga Blok di kantor Walikota Jakarta Selatan hingga kantor Kecamatan Gambir.

Penutupan itu berdasarkan Pergub 88 tahun 2020 tentang PSBB yang mengatur tentang penghentian operasi perkantoran selama tiga hari jika ditemukan kasus positif Covid-19.

www.tempo.co