JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Boyolali

Positif Covid-19 di Boyolali Tembus 812 kasus Kini Angka Kesembuhan Tertinggi se Solo Raya

Ilustrasi kenaikan covid-19. pixabay
madu borneo
madu borneo
madu borneo

BOYOLALI, JOGLOSEMARNEWS.COM — Kabupaten Boyolali sempat menduduki posisi tertinggi angka positif covid-19 di Solo Raya. Namun saat ini, Kabupaten Boyolali mencatatkan data kesembuhan covid-19 tertinggi juga di Solo Raya.

Kepala Dinas Kesehatan Boyolali, Ratri S Survivalina mengatakan, data per Selasa (29/9/2020) pagi, jumlah pasien positif covid-19 di Boyolali mencapai 812 kasus. Dari jumlah tersebut terdiri dari 99 orang dirawat di RS, 45 orang isolasi mandiri, 637 orang selesai isolasi, dan meninggal 31 orang. Berdasarkan data tersebut, angka kematian covid-19 berada di empat persen.

“Sedangkan angka kesembuhan mencapai 78 persen. Dengan data tersebut, sekarang Boyolali masuk kategori resiko penularan tingkat sedang. Berada di zona oranye,” urainya, Selasa (29/9/2020).

Sementara itu, penambahan kasus baru selama sepekan terakhir mulai tanggal 23 September 2020 hingga 28 September 2020 tercatat sebanyak 59 kasus. Jumlah tersebut terdiri dari penambahan kasus pada tanggal 23 September 2020 ada tiga kasus, tanggal 24 September 2020 ada tujuh kasus, tanggal 25 September 2020 ada empat kasus, tanggal 26 September 2020 ada 13 kasus, tanggal 27 September 2020 ada delapan kasus, serta tanggal 28 September 2020 ada 24 kasus.

“Jumlah tersebut tersebar di 15 kecamatan di Boyolali. Kecamatan dengan kasus terbanyak adalah Kecamatan Ngemplak ada 10 kasus, Kecamatan Karanggede ada sembilan kasus, Kecamatan Mojosongo ada delapan kasus, Kecamatan Andong ada tujuh kasus. Kemudian Kecamatan Nogosari ada enam kasus, Kecamatan Boyolali kota ada lima kasus, Kecamatan Banyudono ada tiga kasus, Kecamatan Teras dua kasus, Kecamatan Sawit dua kasus,” imbuhnya.

Selanjutnya tambahan kasus baru dari Kecamatan Sambi ada dua kasus, Kecamatan Wonosamudro ada satu kasus, Kecamatan Kemusu satu kasus, Kecamatan Gladaksari ada satu kasus, Wonosegoro ada satu kasus dan Kecamatan Simo ada satu kasus.

“Saya minta untuk masyarakat tidak mengembangkan stigma secara berlebihan kepada pasien positif covid-19. Sampai saat ini, 80 persen pasien positif covid-19 di Boyolali sendiri masuk kategori orang tanpa gejala (OTG). Dan dipastikan pasien positif covid-19 dapat sembuh dengan sempurna,” tukasnya. Prihatsari