JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Ratusan Orang Langsung Dihukum Resik-resik Sungai Toklo Solo karena Tak pakai Masker

Ratusan orang terjaring dalam razia masker besar-besaran kedua yang dilaksanakan petugas gabungan Satpol PP, TNI dan Polri, Senin (14/9/2020). Mereka langsung diterjunkan membersihkan anak sungai Pepe, yakni sungai Toklo, di Banjarsari. Foto: Prihatsari

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Ratusan orang terjaring dalam razia masker besar-besaran kedua yang dilaksanakan petugas gabungan Satpol PP, TNI dan Polri, Senin (14/9/2020). Mereka langsung diterjunkan membersihkan anak sungai Pepe, yakni sungai Toklo, di Banjarsari.

Sekretaris Satpol PP Solo, Didik Anggono mengatakan, operasi yustisi kali ini dilaksanakan di dua titik yaitu di kawasan Ngarsopuro dan depan McDonalds Jalan Slamet Riyadi. Total yang terjaring dalam dua titik tersebut sebanyak 121 orang baik warga Solo maupun warga luar Solo.

Baca Juga :  Merasa Mendapat Perlakuan Tidak Menyenangkan, Belasan Wartawan Rame-rame Walkout dari Area Konferensi Pers Keraton Surakarta

“Ini operasi yang kedua, titik operasi di Jalan Slamet Riyadi, di kawasan Ngarsopuro dan McDonals. Sasarannya adalah masyarakat pengguna jalan baik yang menggunakan masker namun tidak benar ataupun yang tidak menggunakan masker,” ujarnya di sela kegiatan operasi.

Menurut Didik, operasi Masker akan terus digencarkan demi memutus mata rantai penyebaran virus covid-19. Diback up TNI Dan Polri, operasi yustisi tersebut dilaksanakan dengan titik-titik tertentu di Kota Solo.

Baca Juga :  Aparat Gabungan Amankan Beberapa Pemuda di Kawasan Plasa Manahan, Ada yang Bawa Kaos dan KTA PSHT

“Setelah membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi kembali, para pelanggar langsung diterjunkan ke Sungai Toklo. Di sana sudah ada petugas dari Satpol PP, DLH dan PUPR yang menyediakan peralatan untuk membersihkan sungai,” tukasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo menegaskan operasi masker akan digencarkan untuk menegakkan disiplin masyarakat menerapkan protokol kesehatan.

“Sanksinya hanya sanksi sosial membersihkan sungai. Kalau terjaring dua kali nanti waktu sanksinya dilipatkan dua kali juga,” pungkasnya. Prihatsari