JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Satu Pedagang Pasar Gemolong Sragen Kembali Dinyatakan Positif Terpapar Covid-19. Terdeteksi Sering Kulakan, Berdomisili di Plupuh

Ilustrasi positif virus covid-19

933723 720
Ilustrasi positif virus covid-19

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Penyebaran corona virus atau covid-19 di Sragen dari Pasar Gemolong, Kabupaten Sragen, kembali terjadi. Seorang pedagang di pasar itu dinyatakan positif terpapar covid-19.

Pedagang berjenis kelamin perempuan itu diketahui berdomisili di Plupuh. Data yang dilansir dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sragen, pedagang tersebut berinisial D berusia 42 tahun.

“Benar ada satu pedagang di Pasar Gemolong yang dinyatakan positif terkonfirmasi covid-19. Hasil swab keluar kemarin dan menunjukkan positif,” papar Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sragen, Tatag Prabawanto, Selasa (1/9/2020).

Baca Juga :  Kecelakaan Maut di Tangkil Sragen, Pemotor Tua Mendadak Oleng Lalu Nyungsep Masuk ke Parit. Korban Tewas, Motornya Nyemplung ke Air

Dari hasil pelacakan, pedagang itu diketahui sering kulakan. Perihal sumber penularannya, belum terdeteksi dan masih akan dilakukan tracing.

Kabid Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2L) DKK Sragen, Sri Subekti menambahkan pedagang itu memang sering kulakan. Yang bersangkutan berjualan bahan sembako atau kebutuhan pokok.

“Sering kulakan di Pasar Gemolong. Tapi orangnya domisili di Plupuh,” terangnya.

Meski positif, D dalam kondisi asimptomatik alias tanpa gejala. Yang bersangkutan dibawa ke Isolasi Mandiri Pemkab di Technopark Sragen.

Baca Juga :  Perampokan Alfamart di Masaran Sragen, Pelaku Terdeteksi 3 Orang Naik Mobil Avanza. Usai Todongkan Pistol ke Karyawan, Bawa Kabur Uang Belasan Juta Dimasukkan ke Tas Plastik

Ny D dinyatakan positif bersama lima warga lain yang diketahui juga positif terpapar covid-19 Senin (31/8/2020).

Lima warga itu masing-masing dua dari Kecamatan Kalijambe, Sidoharjo, satu dari Masaran dan Ngrampal.

“Ada enam tambahan positif baru hari ini. Mereka sebagian hasil tracing, kemudian hasil rapid test mandiri, dan pelaku perjalanan maupun nakes,” imbuh Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sragen, Tatag Prabawanto, Senin (31/8/2020). Wardoyo