JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Sragen Berduka, Ustadz Muda Habib MA Pimpinan Ponpes El Nusa Shobo Guno Meninggal Dunia Positif Terpapar Covid-19. Pemakaman di Ponpes, Tetap Dimakamkan Sesuai Protokol Covid-19

Warga Desa Tangkil, Sragen saat menggali makam untuk pemakaman Ustadz muda Habib MA, Minggu (20/9/2020). Foto/Wardoyo

IMG 20200920 WA0018
Warga Desa Tangkil, Sragen saat menggali makam untuk pemakaman Ustadz muda Habib MA, Minggu (20/9/2020). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kabar duka menghampiri Sragen. Pimpinan Pondok Pesantren El Nusa Shobo Guno Sragen sekaligus ustadz muda, Habib MA tutup usia, Minggu (20/9/2020) siang.

Ustadz sekaligus tokoh muda nahdlatul ulama (NU) di Kabupaten Sragen itu meninggal dunia akibat didera virus corona atau covid-19.

Almarhum mengembuskan nafas terakhirnya tadi siang pukul 12.15 WIB setelah menjalani perawatan intensif di RSUD dr Moewardi Solo.

Ulama muda itu dinyatakan terpapar covid-19 dari hasil swab yang diterbitkan pihak rumah sakit, Jumat (18/9/2020).

Baca Juga :  Ratusan Penggemar Panther Sragen Resmi Punya Komunitas. Namanya Paguyuban Panther Sragen (PPS), Usung Misi Solidaritas dan Kemanfaatan Sosial

“Benar, almahum (Habib MA) meninggal dunia positif terkonfirmasi covid-19,” papar Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sragen, Tatag Prabawanto, Minggu (20/9/2020).

Tatag memastikan karena positif covid-19, proses pemakaman akan dilangsungkan secara protokol covid-19. Yakni jenazah langsung dibawa ke makam tanpa disemayamkan di kediaman almarhum.

Kemudian pemakaman dilakukan oleh petugas medis dengan pakaian APD lengkap.

Kades Tangkil, Suyono juga membenarkan almahum ustadz Habib MA meninggal dunia hari ini tadi. Menurut rencana, almarhum akan dimakamkan di lokasi kompleks Ponpes El Nusa Shobo Guno di Desa Tangkil, Kecamatan Sragen.

Baca Juga :  Kebakaran Dahsyat Rumah dan Gudang di Masaran Sragen, Semua Harta Luluhlantak, Kerugian Capai Rp 3 Miliar. Mobil Innova Mulus dan 2 Motor Hangus, Hanya Satu Pikap Brondol dan Satu Kamar yang Selamat

Almarhum meninggal di RSUD dr Moewardi Solo setelah sebelumnya dirawat di RSUD Sragen. Almarhum dirujuk ke RSUD dr Moewardi pada Kamis (17/9/2020) kemudian hasil swab keluar Jumat (18/9/2020) dan menunjukkan positif covid-19.

“Pemakaman di lingkungan pondok pesantrennya. Ini warga sedang mempersiapkan pemakaman,” tukasnya. Wardoyo