JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Internasional

Sungguh Nekat! Perempuan Ini Gergaji Tangannya Sendiri Demi Uang Asuransi

Ilustrasi kekerasan dalam rumah tangga.

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Demi mendapatkan asuransi senilai GBP 1 juta atau Rp 19 miliar, seorang perempuan, Julija Adlesic (22) asal Slovenia nekat menggergaji tangan kirinya hingga nyaris putus.

Dia pun dikenakan hukuman dua tahun penjara atas tuduhan telah melakukan penipuan. Adlesic dinilai telah dengan sengaja menggergaji tangan kirinya demi klaim uang asuransi tersebut.

Adlesic dan pacarnya mengklaim tangan Adlesic terpotong sampai ke dekat area siku dalam sebuah kecelakaan ketika Adlesic memotong cabang-cabang pohon. Keduanya bergegas ke rumah sakit untuk segera mendapatkan perawatan.

Akan tetapi, sebuah pengadilan di Kota Ljubljana, Slovenia, menemukan pasangan ini telah dengan sengaja memotong tangan kiri Adlesic dengan sebuah gergaji bundar sehingga mereka bisa membuat sebuah klaim palsu ke asuransi.

Sebuah investigasi mengungkap kalau Adlesic sudah mendaftarkan diri ke lima perusahaan asuransi dalam setahun sebelum peristiwa tangannya terpotong terjadi. Pacar Adlesic (30), yang namanya tidak dipublikasi, mencari informasi di internet tentang tangan palsu beberapa hari sebelum kecelakaan terjadi.

Baca Juga :  Kabar Gembira, Arab Saudi Buka Kembali Layanan Umroh secara Bertahap. Jemaah Luar Negeri Diizinkan Datang Mulai 1 November 2020

Dalam persidangan Adlesic diketahui sedang terlilit utang dan berencana mengajukan kebangkrutan. Kendati divonis hukuman 2 tahun penjara, Adlesic bisa melangkah bebas dari pengadilan setelah hakim menyatakan dia bukan orang yang berbahaya dan tidak akan mengulangi kesalahannya.

Sedangkan pacar Adlesic ditahan dan dikenai hukuman 3 tahun penjara. Ibu pacar Adlesic kaget dengan vonis pengadian sampai dia jatuh pingsan.

Di persidangan diketahui Adlesic berharap bisa mendapatkan uang asuransi sekitar GBP 900 ribu agar bisa melunasi utang-utangnya. Adlesic berkeras dia tidak bersalah.

“Tidak ada di dunia ini yang mau jadi lumpuh. Masa muda saya sudah dihancurkan. Tangan saya cacat pada usia 20 tahun. Hanya saya yang tahu bagaimana itu terjadi,” kata Adlesic.

Baca Juga :  Media Asing Soroti Penanganan Covid-19 di Indonesia, Sebut Menkes Terawan sebagai Orang Paling Bertanggung Jawab atas Krisis Akibat Pandemi yang Dialami Indonesia

Pengadilan menemukan bahwa Adlesic dan pacarnya dengan sengaja membiarkan tangan yang luka karena digergaji itu dengan berdiam diri di rumah, bukannya segera ke rumah sakit. Ini untuk memastikan kecacatan itu bersifat permanen. Namun tangan Adlesic akhirnya dioperasi oleh tim dokter bedah dan bisa diperbaiki lagi (tidak putus).

Jaksa penuntut menyatakan ada fakta bahwa Adlesic sudah mengasuransikan diri ke lima perusahaan asuransi sehingga ini membuktikan dia telah dengan sengaja melukai tangannya sendiri.

Upaya pacar Adlesic mencari-cari informasi tangan palsu di internet, juga telah menjadi bukti lain yang menguatkan. Walhasil. Adlesic dikenakan dakwaan upaya penipuan asuransi.

www.tempo.co