JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Covid-19 Solo Makin Mengkhawatirkan, Setiap Muncul Kasus Baru, Hampir Pasti akan Membawa Ekor, Kini Total 533

Ilustrasi penyebaran virus corona atau covid-19. Pixabay

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Kasus covid-19 di Solo dinilai makin mengkhawatirkan. Pasalnya, kasus baru masih terus bermunculan dalam jumlah signifikan dalam waktu beberapa pekan terakhir.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih menyampaikan, lebih dari sekedar kasus positif covid-19 biasa, kasus baru yang muncul berpotensi menciptakan ekor kasus yang panjang.

“Setiap muncul kasus baru, hampir dapat dipastikan akan membawa ekor kasus. Terlebih akhir-akhir ini kasus baru terjadi cukup signifikan,” urainya, Minggu (13/9/2020).

Per Minggu (13/9/2020) sendiri, kasus positif baru kembali terjadi dimana kasus tersebut bersifat mandiri.

“Ada lagi kasus mandiri alias kasus baru muncul hari ini (Minggu-red). Padahal seminggu kemarin juga setiap harinya ada. Kalau boleh dibilang ini mengkhawatirkan karena yang sudah-sudah ekornya selalu panjang. Kami berharap masyarakat makin waspada jangan malah abai,” paparnya.

Baca Juga :  Gaet Pemilih Milenial, Gibran Rakabuming-Teguh Prakosa Bakal Gelar Konser Virtual

Menurut Ning, penambahan kasus baru covid-19 Bulan September 2020 ini dinilai cukup masif dibandingkan dengan beberapa bulan sebelumnya. Pasalnya, beberapa bulan lalu kasus baru tidak selalu muncul setiap hari.

“Kalau dulu tidak setiap hari ada penambahannya, tapi paling satu atau dua kasus. Bulan ini setiap hari ada bahkan lebih dari tiga, seperti Hari Minggu ini tambah lima semuanya kasus mandiri alias baru,” imbuhnya.

Penambahan kasus baru covid-19 pada Minggu (13/9/2020), masing-masing berasal dua swab test mandiri. Mereka dari Kelurahan Sewu dan Pasarkliwon, kemudian dua kasus suspek naik kelas dari Kelurahan Manahan dan Serengan. Serta satu kasus hasil tracing dari Purwosari.

Baca Juga :  Pemuda Pancasila Solo Akan Gelar Muscablub dengan Protokol Covid-19. Delapan Orang Sudah Mendaftar Sebagai Calon Ketua

“Yang tracing ini bisa dibilang kasus mandiri, karena indeks kasusnya di Karanganyar. Jadi yang warga Solo ini statusnya cucunya atau kontak erat pasien positif di Karanganyar,” tutur Ning.

Sementara itu, jumlah kumulatif positif Covid-19 di Kota Solo sendiri tercatat sebanyak 533 kasus. Rinciannya, 30 orang rawat inap, 96 orang isolasi mandiri, 383 orang sembuh dan 24 orang meninggal dunia.

Sedangkan kumulatif pasien suspek tercatat sebanyak 1.135 orang. Dengan rincian 19 orang dirawat inap, 1.063 orang discard dan 53 suspek meninggal dunia. Prihatsari