JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Tak Main-Main, Polres Karanganyar Sikat 110 Motor Pakai Knalpot Brong Nan Meresahkan. Awas, Kapolres Sebut 16 Motor Mencurigakan dan Diduga Terkait Kejahatan!

Kapolres Karanganyar, AKBP Leganek Mawardi saat menunjukkan hasil operasi knalpot brong. Foto/Beni

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Komitmen Polres Karanganyar untuk memberantas knalpot brong kembali dibuktikan. teladan seluruh Polres se Indonesia. Sebanyak 110 motor berknalpot brong dikukut dalam kurun sepekan terakhir.

Komitmen itu tetap dipegang teguh oleh Kapolres Karanganyar AKBP Leganek Mawardi dan dibuktikan nyata. Tercatat hanya seminggu saja lakukan operasi, Polres Karanganyar berhasil menggaruk sebanyak 110 sepeda motor berknalpot brong.

Kapolres Karanganyar, AKBP Leganek Mawardi mengatakan dari 110 motor yang ditangkap tersebut terdapat 16 motor yang mencurigakan.

Baca Juga :  Gagal Usung Calon, Kader dan Simpatisan PKS di Sragen Dihimbau Tetap Konsisten Taati Keputusan Abstain pada Pilkada

Yakni ada perbedaan antara surat dan nomor mesin meski belum mengarah pada motor hasil tindak kejahatan.

“Saya juga heran sudah berkali-kali dioperasi tapi jumlah motor yang tertangkap masih banyak,” paparnya, Kamis (17/8/2020).

Menurut Kapolres, rata-rata model knalpot brong yang tertangkap benar-benar sangat parah. Karena suaranya sangat bising mengganggu kenyamanan, ketentraman ketertiban umum.

Baca Juga :  Awas, Mulai Sekarang Setiap Hajatan di Karanganyar Akan Digladi Tim Satpol PP. Kalau Tak Taati Prokes, Bisa Dibubarkan!

“Kondisi seperti ini tidak bisa ditoleransi sampai kapanpun  gencar lakukan operasi knalpot brong demi ketenangan kenyamanan publik,” serunya.

Menurutnya, mayoritas knalpot brong itu suaranya melebihi ambang batas yang ditentukan. Pada UU Lalu lintas dijelaskan batas suara maksimal 90 desibel untuk kendaraan maksimal 150 CC.

Sedangkan yang tertangkap sudah jauh melebihi batas dan idak mempedulikan lagi dengan kenyamanan orang lain. Beni Indra