JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Terhasut Ajakan ‘Hitamkan Solo’ 6 Remaja Anggota PSHT Asal Ngawi dan Karanganyar Diamankan di Kawasan Manahan

Aparat gabungan TN-Polri di Kota Solo mengamankan 6 remaja anggota PSHT asal Ngawi dan Karanganyar di Kawasan Manahan Solo, Selasa (22/09/2020) malam. Foto: JSNews/Prabowo

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Patroli yang dilakukan aparat gabungan TN-Polri di Kota Solo, Selasa (22/09/2020) malam membuahkan hasil. Enam remaja yang diketahui berasal dari Kabupaten Ngawi, Jawa Timur dan Karanganyar, Jawa Tengah berhasil diamankan.

Saat digeledah petugas, mereka kedapatan membawa seragam PSHT lengkap yang di taruh di jok sepeda motor. Kartu anggota juga ditemukan di dompet mereka.

“Tadi dari Ngawi berangkat setelah Isya. Ada ajakan untuk hitamkan Solo,” kata salah satu pemuda berinisial D (15) saat diinterogasi petugas.

Baca Juga :  Belum Terkendali, Tambah 26 Kasus dalam Sehari, Total Positif Covid-19 di Kota Solo Tembus 1.007

Aparat gabungan memang bersiaga penuh di setiap sudut Kota Solo setelah muncul isu ‘Hitamkan Solo’.

Dari pantauan JOGLOSEMARNEWS.COM di lapangan, petugas gabungan TNI-Polri dan Brimob menggeledah isi tas dan bawaan para pemuda. Kabag Ops Kompol I Ketut Sukarda terlihat berada di lokasi.

Mereka lantas dikumpulkan dan dinterograsi satu per satu oleh petugas. Mayoritas berasal dari luar Kota Solo.

Baca Juga :  Gelar Razia Narkoba dan Operasi Yustisi di Tempat Hiburan Malam, Ini Temuan Polresta Solo

“Saya dari Boyolali. Cuma jalan-jalan saja pak,” ungkap salah satu pemuda saat diinterograsi petugas.

Hasilnya, ditemukan salah satu orang membawa baju dengan logo PSHT dan ada yang membawa KTA.

Hingga berita ini ditulis, ada sekitar enam pemuda dibawa ke Mapolres Surakarta untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Prabowo