JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Akademia

UNS Tandatangani Nota Kesepahaman dengan PT Kereta Cepat Indonesia China

Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo menjalin kerja sama dengan PT. Kereta Cepat Indonesia China (PT. KCIC). Humas UNS

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo menjalin kerja sama dengan PT. Kereta Cepat Indonesia China (PT. KCIC). Kerja sama tersebut ditujukan untuk mendukung pelaksanaan penelitian, pendidikan dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman yang langsung dilakukan oleh Rektor UNS, Prof. Jamal Wiwoho didampingi Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama UNS, Prof. Sajidan dan Direktur Utama PT. KCIC, Chandra Dwiputra di Ruang Sidang 2 Gedung dr. Prakosa UNS, Senin (28/9/2020).

Dalam sambutannya, Rektor UNS, Prof. Jamal Wiwoho mengatakan bahwa penandatangan Nota Kesepahaman ini sebagai bentuk dukungan UNS terhadap rencana pembangunan yang dilakukan pemerintah. Lebih lanjut manfaat dari kerja sama ini adalah terbukanya kesempatan bagi mahasiswa untuk menimba ilmu.

Baca Juga :  Tim PKM UNS Tawarkan Solusi Ketahanan Pakan Ternak di Yogyakarta

“Sesuai dengan mimpi besar kementerian kita untuk mewujudkan kebijakan Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar, tempat ini bisa dimanfaatkan untuk menyemai para mahasiswa kita supaya bisa menempuh kegiatan magang, melakukan riset, dan kegiatan lain di PT. KCIC,” terang Prof. Jamal.

Kemudian Prof. Jamal juga menyampaikan kepada pimpinan fakultas yang saat itu hadir untuk bisa memanfaatkan kesempatan ini. Berbagai bidang keilmuan bisa memberikan kontribusi dan masuk untuk menimba ilmu secara langsung di lapangan.

Sementara itu, Direktur Utama PT.KCIC, Chandra Dwiputra turut menyampaikan bahwa proyek ini dilaksanakan sebagai proses pembelajaran bagi Indonesia. Dengan harapan Indonesia bisa mandiri ketika membangun sarana dan prasarana kedepannya. KCIC dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) No.107 Tahun 2015.

Baca Juga :  UNS Lockdown, Besok Wisuda Digelar Daring

“Pemerintah memberikan amanah yang sangat besar kepada KCIC untuk merealisasikan proyek strategis nasional untuk menjalankan Kereta Cepat Pertama di tanah air dan Asia Tenggara,” imbuh Chandra.

Chandra menambahkan, saat ini kemajuan yang telah dilakukan mencapai 60%. Dukungan dan komitmen dari berbagai pihak diperlukan untuk mewujudkan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. Bahkan secara terbuka beliau mempersilahkan kepada siapapun untuk belajar pada proyek ini. Prihatsari