JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Kesehatan

Vitamin D Disebut Bantu Kurangi Risiko Komplikasi Akibat Covid-19

Ilustrasi vaksin Covid-19. Pixabay

JOGLOSEMARNEWS.COM — Pasien Covid-19 dengan dengan tingkat vitamin D yang cukup disebut lebih sedikit mengalami komplikasi dan meninggal karena Covid-19. Hal itu terungkap dari hasil penelitian yang diterbitkan dalam jurnal PLOS ONE,

Pasien Covid-19 rawat inap yang cukup vitamin D memiliki kekuatan yang signifikan untuk menurunkan risiko hasil klinis yang merugikan dan kematian. Dengan kadar 25-hidroksivitamin D dalam darah setidaknya 30 ng/mL, orang disebut cukup vitamin D.

Selain itu, mereka memiliki kadar penanda inflamasi dalam darah yang lebih rendah (protein C-reaktif) dan kadar limfosit dalam darah yang lebih tinggi. Limfosit merupakan sejenis sel kekebalan untuk membantu melawan infeksi.

Baca Juga :  Deretan Manfaat Minyak Jagung, Baik untuk Perawatan Kulit

“Studi ini memberikan bukti langsung bahwa kecukupan vitamin D dapat mengurangi komplikasi, termasuk badai sitokin (pelepasan terlalu banyak protein ke dalam darah terlalu cepat) dan akhirnya kematian akibat Covid-19,” kata penulis studi Michael F Holick dari Boston University di AS, dilansir Times Now News, Minggu (27/9/2020).

Baca Juga :  Olah Raga Malam untuk Tingkatkan Kualitas Tidur? Ini Pandangan Medisnya

Untuk sampai pada temuan tersebut, peneliti mengambil sampel darah dari 235 pasien yang dirawat di rumah sakit dengan Covid-19 guna mengukur status vitamin D (kadar serum terukur dari 25-hidroksivitamin D). Pasien-pasien ini dipantau hasil klinisnya, termasuk keparahan klinis infeksi, menjadi tidak sadar, mengalami kesulitan bernapas yang mengakibatkan hipoksia (tingkat oksigen rendah), dan kematian.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua