JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Warga Solo Positif Corona Tambah 15, Ada Bayi Nakes Hingga Lansia, Kini Total 548 Kasus

Ilustrasi positif virus corona atau Covid-19. Pixabay

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Kasus baru covid-19 di Solo makin masif. Kini, tambahan kasus baru merambah di segala usia, mulai dari bayi hingga lansia.

Tercatat per Senin (15/9/2020), jumlah kumulatif pasien positif covid-19 di Solo sebanyak 548 orang. Jumlah tersebut bertambah 15 kasus baru dari hari sebelumnya.

Dari 15 kasus tambahan baru tersebut selain bayi dan lansia, tambahan juga pada tenaga kesehatan (nakes). Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Solo, Ahyani mengungkapkan, tambahan kasus baru tersebut masih didominasi dari hasil tracing kasus sebelumnya.

“Selain hasil tracing, ada juga dari hasil skrining kelompok masyarakat resiko tinggi (Risti) dan swab mandiri. Dari hasil tracing diketahui sebanyak sembilan orang yang merupakan tracing ekor lima kasus yang berbeda. Kemudian dua orang dari hasil screening warga lanjut usia (lansia) yang masuk risti, satu warga hasil swab mandiri dan tiga orang nakes,” ujarnya, Selasa (15/9/2020).

Baca Juga :  Gibran Dapat Undian Nomor 1, Bagyo Nomor 2

Ditambahkan Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsiih, lima orang dari kasus baru merupakan satu keluarga di Kelurahan Gilingan yang diketahui merupakan kontak dekat pasien positif sebelumnya.

“Klaster keluarga lagi ini. Awalnya satu yang diketahui positif setelah rekan kerjanya positif. Jadi awalnya juga dari tracing ternyata positif, kemudian kita tracing lagi dan swab kontak eratnya hasilnya lima positif. Salah satunya anak-anak usia 6 tahun,” terangnya.

Baca Juga :  Kekayaan Calon Wali Kota Solo, Bajo Total Rp 1,9 M Sedangkan Gibran Rp 21 M, Ada Motor Honda CB Tahun 1974, Ini Rinciannya

Selain anak-anak di Kelurahan Gilingan, seorang bayi usia sembilan bulan asal Kelurahan Danukusuman diketahui juga positif Covid-19 yang juga merupakan hasil tracing kasus sebelumnya.

Sementara itu, kumulatif kasus Covid-19 di Kota Solo mencapai 548 kasus. Jumlah tersebut terdiri dari 33 orang dirawat inap, 100 orang kara tina mandiri, 391 orang sembuh dan 24 orang meninggal dunia. Sedangkan kumulatif pasien suspek sebanyak 1.121 orang, dengan rincian 1.124 orang discard, 19 orang dirawat inap, satu orang isolasi mandiri, dan 53 suspek meninggal dunia. Prihatsari