JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

17 Orang Karantina Mandiri di Gedung Sekolah Gandekan Solo, Hasil Swab Temukan 6 Positif Covid-19

Ilustrasi virus corona. Pixabay

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Klaster covid-19 di Kelurahan Gandekan, Jebres bertambah enam pasien positif baru. Enam kasus tambahan baru tersebut dari hasil swab 17 warga sebelumnya yang menjalankan karantina mandiri.

Keenam warga yang dinyatakan positif covid-19 Kamis (15/10/2020) tersebut kemudian ditarik ke RSUD Bung Karno. Sedangkan 11 orang lainnya masih wajib menjalankan karantina mandiri.

“Yang 11 orang ini dijadwalkan tes swab ulang. Karena mereka kan menjalani karantina mandiri bersama pasien positif sebelumnya,” ujar Kepala Dinkes Solo, Siti Wahyuningsih, Kamis (15/10/2020).

Baca Juga :  Wali Kota Solo Tak Larang Warganya Mudik Saat Libur Panjang, Asal Terapkan Ini

Sebelumnya, satu keluarga besar dari Kelurahan Gandekan menjalani karantina mandiri di gedung sekolah karena berkontak dengan pasien Covid-19 (kasus induk) sebelumnya. Mereka melaksanakan karantina di gedung sekolah tersebut sejak Sabtu (10/10/2020).

Dengan penambahan enam positif tersebut, maka total 10 orang tercatat positif covid-19 dalam Klaster Gandekan. Jumlah tersebut kemungkinan bertambah karena 11 orang masih menjalani karantina mandiri dan akan menjalani tes swab ulang.

Baca Juga :  Kepala BKKBN Pantau Pelaksanaan Program KB di RS UNS

Sebelumnya, 17 orang yang masih satu keluarga besar harus menjalani karantina di sebuah gedung sekolah di Kelurahan Gandekan, Jebres, setelah berkontak dengan pasien positif Covid-19.

Lurah Gandekan, Arik Rahmadani menjelaskan, kasus penularan Covid-19 tersebut bermula saat seorang tenaga kesehatan (nakes) di salah satu rumah sakit swasta di Solo dinyatakan positif covid-19. Dari hasil tracing kontak erat, diketahui telah menukar ke anak, cucu dan asisten rumah tangga nakes tersebut. Prihatsari