JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Bentrok Pemuda Pancasila dengan Ormas Lain Pecah di Beberapa Daerah, Disa Ungkap Ini Faktor Pemicunya!

Disa Ageng Aliven. Foto/Beni
madu borneo
madu borneo
madu borneo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Ketua Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Kabupaten Karanganyar, Disa Ageng Aliven menilai maraknya insiden di sejumlah daerah yang melibatkan PP di berbagai daerah disinyalir dipicu masalah yang kompleks baik internal maupun eksternal.

Selain itu polemik yang terjadi ditengarai sebagai imbas tidak langsung atas tumbuh berkembangnya PP yang mulai marak di berbagai daerah.

“Untuk penyebabnya secara khusus kami tidak tahu terkait adanya sejumlah konflik PP dengan warga seperti terjadi di Bantul, Jateng dan Jabodetabek. Namun kita semua tidak berharap kasus ini terjadi di masa mendatang,” ujarnya.

Menurut Disa, sebenarnya jika mau mengedepankan komunikasi maka kecil kemungkinan terjadi konflik. Apalagi berujung bentrok yang berimbas tidak baik di mata masyarakat.

Baca Juga :  19 DPD Golkar Belum Muscab, Sekjen DPD Golkar Jateng Beri Warning Sampai Akhir Desember Setelah Pilkada!

Apalagi di era 3 tahun ini pertumbuhan organisasi PP mulai menggeliat marak dimana-mana sehingga ia memandang wajar dalam dinamikanya banyak polemik.

Ketika ormas itu mulai besar dan bisa mewarnai di satu daerah maka kendala dan konflik organisasi juga mulai bertambah. Baik itu konflik eksternal maupun internal.

Namun selama semua pihak mengutamakan komunikasi langsung dan bukan lewat medsos maka potensi konflik dapat diredam.

“Seperti dialami PP Karanganyar selalu terbuka komunikasi dengan semua ormas termasuk laskar jihad dan sebagainya sehingga setiap akan terjadi konflik bisa diredam dengan cara bertemu langsung” serunya.

Baca Juga :  Orang Sudah Dikubur Sering Masuk Data Pemilih, KPU Karanganyar Luncurkan Sistem Sidatan. Tiap Bulan Bakal Update!

Pasalnya sebenarnya semua pihak itu tidak ingin terjadi bentrokan. Namun kadang karena kurangnya komunikasi akhirnya polemik justru tambah besar.

Disa juga mencontohkan polemik seperti yang terjadi pada MPC PP Kota Solo yang memicu adanya konflik internal hingga sekarang. Yakni sejumlah pengurus PP yang kecewa kalah di Muscab.

“Saya juga sempat berdialog dengan sejumlah pengurus MPC PP Solo saya sarankan sebaiknya dijalin komunikasi langsung secara kontinyu antara kubu terpilih dan kubu yang kecewa maka semua kendala bisa dicari solusinya,” katanya. Beni Indra