JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Bunga Langka Berbau Busuk Muncul di SD Panularan Solo, Jadi Perbincangan netizen, Namanya Suweg Masih Kerabat Dekat Bunga Bangkai Raksasa

bunga Suweg tumbuh di taman SDN Panularan, Laweyan, Solo. Foto: JSNews/Prabowo
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Bunga langka dengan mengeluarkan bau busuk muncul di taman SDN Panularan, Laweyan, Solo. Munculnya bunga itu bahkan jadi perbincagan di media sosial.

Bunga itu tumbuh diantara tanaman hias yang berada di taman milik kelas 1B. Sekilas muncul bau menyengat dari tumbuhan dengan kelopak berwarna merah tua ini.

Tanaman bunga berwarna merah sedikit kecoklatan tersebut memiliki ketinggan sekitar 40 sentimeter dengan diameter 20 sentimeter.

Salah satu anak penjaga sekolah setempat, Suciati Zulaicha menuturkan dirinya mehat tunas bunga tersebut sudah mulai terlihat dua pekan silam. Lama-kelamaan bunga tersebut semakin membesar.

“Kemarin bau busuknya sangat menyengat. Saya kira bangkai tikus, ternyata dari bunga itu yang sudah mekar,” kata Suciati kepada awak media.

Baca Juga :  Tapak Suci Gelar Kejuaraan Seni Pencak Silat Internasional Secara Virtual. Diikuti dari Berbagai Negara, Peserta Kirim Video Rekaman

Suci mengatakan saat diamati, karena teramat bau bunga tersebut sampai dikerubungi lalat. Bau tersebut terus tercium hingga malam hari. Bau dari bunga tersebut baru tak lagi terlalu menyengat pada malam harinya.

Karena tidak tahu apa jenis bunga tersebut, Suci meminta adiknya mencari referensi dari internet. Barulah mendapat informasi kalau bunga tersebut merupakan bunga Suweg.

“Dulu memang pernah ditanam bunga Suweg disini, lebih tinggi dari ini, baru dua bulanan lalu mati. Tapi tidak mengerluarkan bau seperti ini,” kata Suci.

Wali Kelas B, Dyah Patga Pramusinta, membenarkan kalau sempat ditanam bunga suweg dilokasi tersebut.

“Yang menanami bunga ini wali kelas kami, termasuk bunga Suweg ini. Setelah mati, coba kita bongkar, katanya ada umbinya, ternyata tidak ada. Terus dua minggu lalu dapat laporan dari penjaga sekolah bunganya tumbuh lagi,” katanya.

Baca Juga :  Gibran Gagas Jurusan Medsos Untuk SMK, Seperti Apa?

Kasi Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surakarta, Didik Surihanto yang kemarin langsung mengecek bunga tersebut menuturkan sekilas ciri-ciri dari bunga ini merupakan bunga suweg.

Dia menuturkan bunga suweg ini adalah tanaman anggota marga Amorphophallus dan masih berkerabat dekat dengan bunga bangkai raksasa dan iles-iles karena memiliki umbi.

“Kemungkinan ini masih dalam fase  generatif artinya hanya berbunga tetapi tidak kelihatan daun dan batangnya. Tetapi ini masih bisa tinggi, masih bisa tumbuh terus ke fase vegetatif. Sekilas tadi memang mengeluarkan bau amis,” ujar dia. Prabowo