JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Diiringi Campursari, Pasangan Yuni-Suroto Sapa Warga Lewat Kampanye Virtual. Ajak Masyarakat Jangan Berkurang Antusiasmenya ke TPS, Minta Sosialisasi KPU Lebih Massif Lagi

Paslon Yuni-Suroto saat menunjukkan specimen surat suara Pilkada Sragen saat kampanye virtual, Jumat (10/10/2020) malam. Foto/Wardoyo
PPDB
PPDB
PPDB

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pasangan Cabup-Cawabup Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati-Suroto mengajak masyarakat untuk tetap antusias datang ke tempat pemungutan suara (TPS) pada Pilkada 9 Desember mendatang.

Hal itu disampaikan Cabup Yuni dalam kampanye virtual perdananya yang digelar di Pendapa Ndayu Park, Sabtu (10/10/2020) malam.

Bersama Cawabup Suroto, Yuni berkampanye via online dengan didampingi Ketua Tim Pemenangan Yuni-Suroto, Untung Wibowo Sukowati, dan Sekretaris DPC PDIP Suparno.

Kampanye virtual itu digelar dengan disiarkan langsung melalui streaming di youtube, FB dan saluran medsos lainnya. Kampanye juga diiringi gending campursari dari seniman yang digandeng sebagai pengisi sela-sela acara malam tadi.

Dalam sambutannta, Yuni mengatakan seperti jargon Pilkada kabeh milih kabeh seneng, ia berharap masyarakat bisa menyambut baik perheletan Pilkada yang akan digelar pada hari Rabu Wage nanti.

“Di masa pandemi semua harus patuh aturan protokol kesehatan. Seperti kami malam ini juga kampanye virtual, yang hadir di sini tidak lebih dari 50 orang. Kepada warga Sragen jangn berkurang antusiasmenya. Coblos yang ada gambarnya,” paparnya.

Baca Juga :  Waduh, Dikunjungi Gubernur, Pasien Covid-19 di Technopark Sragen Teriak-Teriak Minta Bantal dan Air Mati Sampai Tak Bisa Mandi

Ia mengatakan di era pandemi, dirinya masih bisa menyapa warga dan bermusik meski melalui media yang berbeda.

Dirinya bersana Suroto berangkat dengan niat yang sama yakni untuk membangun Sragen lebih baik lagi. Ia mengakui masih ada PR besar yakni mengurangi kemiskinan dan pengangguran.

Lebih lanjut, Yuni menyampaikan kampanye virtual itu dipilih sebagai sarana menyapa masyarakat di pandemi.

Metode virtual dilakukan di tengah pembatasan kegiatan kampanye tatap muka dan kegiatan dengan skala besar yang dinilai rawan menimbulkan kerumunan.

“Respon masyarakat tadi luar biasa. Kampanye di masa pandemi ini memang jadi tantangan tersendiri. Makanya kami akan evaluasi lagi dan nanti mungkin akan kita teruskan lagi kampanye virtual bila ada rekomendasi dari KPU dan Bawaslu,” terangnya.

IMG20201009220407 816x612 1
Cabup Yuni saat berdendang bersama sinden campursari di sela kampanye virtual. Foto/Wardoyo

Padahal dalam beberapa acara non formal ketemu dengan masyarakat, ia masih banyak menemui warga yang multitafsir dan belum paham soal Pilkada 9 Desember nanti.

Baca Juga :  Dihempas Pandemi, Baru 23 % Armada Bus dan Pariwisata di Sragen yang Diujikan KIR. Siap-Siap Saja yang Telat Bakal Dapat SMS Begini!

“Saya ketemu dengan masyarakat. Ada yang bilang iki sodo pora to pilkadane. Nek ra enek lawane berarti wis rampung. Itu kan multitafsir sekali jadi perlu sosialisasi massif lagi. Kami sebagai calon punya kewajiban sosialisasi ke masyarakat, KPU juga punya kewajiban itu,” terangnya.

Yuni menambahkan selain kampanye daring atau virtual, pihaknya juga menggelar lomba daring sebagai sarana berkampanye. Menurutnya sejauh ini, lomba yang digelar direspon baik oleh masyarakat.

“Dan tadi responnya cukup baik bahkan ada yang berinteraksi dari luar kota juga,” tukasnya.

Sementara, Suparno dalam pidatonya mengajak masyarakat datang ke TPS pada 9 Desember mendatang. Ia juga meluruskan adanya suara-suara penggembosan agar tidak usah datang ke TPS pasti menang, hal itu tidaklah benar.

“Kalau nggak datang ke TPS dan nggak dicoblos ya nggak bisa menang?,” ujarnya. Wardoyo